Kelompok Pemandu Wisata Bali Gaido Manfaatkan Media Sosial dalam Mendukung Usaha Travel

0
248

 

Balinetizen.com, Denpasar

Pemandu wisata merupakan salah satu profesi yang sangat terdampak dengan merebaknya pandemi COVID-19 akibat tidak adanya kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara. Pendapatan para pemandu wisata turun drastis akibat pandemi COVID-19 karena penerbangan internasional dihentikan serta ketakutan masyarakat dunia untuk melakukan unnecessary travel. Hal ini tentunya membuat pemandu wisata kebingungan untuk mendapatkan penghasilan tambahan di masa pandemi. Meskipun demikian para pemandu wisata tetap bersemangat untuk kembali ke bidang jasa pariwisata ketika pandemi usai. Untuk bersiap menghadapi pembukaan kembali pariwisata seperti semula, para pemandu wisata wajib memahami, menyadari dan menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga keselamatan wisatawan yang berkunjung.

Beranjak dari hal tersebut, tim pengabdi dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa yang dikoordinir oleh Made Dharmesti Wijaya, S.Farm.,M.Sc.,Apt telah menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) kepada salah satu grup pemandu wisata Bali Gaido pada Senin, 31 Mei 2021. Kelompok pemandu Bali Gaido mengkhususkan wisatawan dari Asia Timur terutama Jepang, Cina, dan Korea. Kegiatan PKM ini melibatkan 3 orang dosen dan 2 orang mahasiswa dengan tetap menerapkan prokes COVID-19.

Kegiatan PKM diawali dengan pemberian pretest untuk menguji pemahaman awal mitrra tentang COVID-19. Selanjutnya, tim pengabdi memberikan penyuluhan mengenai bahaya dan cara penularan COVID-19, serta pelatihan penerapan protokol kesehatan yang baik dalam menjalankan usaha jasa pemandu wisata pasca pandemi. Selain itu, PKM ini juga memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan media sosial maupun e-commerce, baik untuk meningkatkan pemasaran jasa pemandu wisata nantinya, maupun untuk pemasaran komoditas dagangan lain di masa pandemi. Kegiatan PKM diakhiri dengan pemberian posttest dan diskusi bersama mitra. (RED-MB)

 

Baca Juga :  Viral Pengadaan Seragam di DPRD Bali Rp 1 Miliar, Grace Anastasia: Seragam Tidak Prioritas di Masa Pandemi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here