Balinetizen.com, Denpasar
Pimpinan DPRD Provinsi Bali yang diwakili oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali I Nyoman Budiutama, SH. menghadiri undangan Rapat Koordinasi “Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara’ yang dilaksanakan di Pecatu Hall, Bali Nusa Dua Convention Center, Kawasan Terpadu ITDC Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Pada hari ini Selasa, 30 Juli 2024 (30/07).
Dalam kegiatan tersebut hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, SIP. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Ketua KPU RI Muhammad Afifuddin, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Ketua DKPP RI Heddy Lugito, Panglima TNI yang diwakili Pangkogabwilhan II Marsdya TNI M. Khairil Lubis, Kapolri yang diwakili oleh Asops Kapolri Irjen Pol. Drs. Verdianto I. Bitticaca, Kepala BSSN RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi Mayjen TNI Dominggus Pakel, Pejabat Eselon I & II Kementrian dan Lembaga, Pj. Gubernur Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Kepala Daerah dan unsur Forkopimda di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, tokoh masyarakat serta para undangan lainnya.
Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara ini bertujuan untuk memastikan segala bentuk kesiapan dan mengantisipasi berbagai potensi permasalahan atau ancaman yang bisa saja muncul selama tahapan Pilkada serentak 2024.
Dalam kesempatan ini Menko Polhukam Hadi Tjahjanto memberikan sambutan sekaligus menekankan pentingnya peran seluruh komponen bangsa dan negara dalam menjaga stabilitas politik, hukum dan keamanan.
Hal ini dimulai dari penyelenggara, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, aparat keamanan, peserta pilkada, media/pers, serta peran serta masyarakat. Selain itu Menko Polhukam mengingatkan agar jajaran penyelenggara Pemilihan Umum, TNI/Polri, dan ASN untuk selalu menjaga netralitas demi mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan berintegritas serta memiliki legitimasi di mata masyarakat. (RED-BN)

