
Balinetizen.com, Buleleng –
Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang, Pengurus Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksaan Keuangan Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng masa bakti 2020 – 2025 dilaksanakan Rabu, 2 Desember 2020 di Lobby Athiti Wisma dan Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Daerah Bali, Drs. I Made Rentin, AP., M.Si melantik Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Buleleng.
Selain Bupati Buleleng sebagai Kamabicab merangkap anggota, dilantik juga pengurus Mabicab Buleleng lainnya,
Setelah pelantikan Mabicab dilakukan pelantikan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd., bersama seluruh pengurus masa bakti 2020 – 2025 bersama Lembaga Pemeriksaan Keuangan Kwarcab Buleleng yang dilakukan Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Buleleng, Agus Suradnyana.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan prosedur protokol kesehatan dan kegiatan dilakukan di dua lokasi secara serentak termasuk menyiarkan secara langsung melalui akun youtube pramukabuleleng.
Pada kesempatan tersebut,
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Daerah Bali, I Made Rentin mengatakan untuk merubah sikap dan perilaku masyarakat agar taat pada protokol kesehatan. Pihaknya telah mengeluarkan surat himbauan dan penegasan bahwa semua komponen Pramuka di Bali harus ikut serta mengambil peran berpartisipasi membantu pemerintah dalam hal ini Satgas Covid-19, untuk menjadi agen perubahan perilaku.
Perubahan perilaku yang dimaksud, menurut Rentin menjadikan kebiasaan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ditempat air yang mengalir selama 20 detik (3 M). “3 M ini yang harus dikampanyekan kepada masyarakat,” ucap Rentin menegaskan.
Lebih lanjut dikatakan dalam hal memutus rantai penyebaran covid-19, pihak pemerintah telah berbagai cara dan berupaya keras melakukannya melalui satgas covid-19 dengan melibatkan berbagai pihak untuk merbah sikap dan perilaku masyarakat ditengah pandemic COVID-19.
Iapun mengungkapkan bahwa anggota Pramuka di Provinsi Bali sangat banyak. Artinya potensi yang besar ini, memiliki peran menangani covid-19.”Pramuka memiliki potensi untuk mengedukasi masyarakat, terutama tentang 3 M.” tukas Rentin. GS
