Balinetizen.com, Denpasar –
Dua wisatawan berkebangsaan Prancis, Valentino Dominique dan Aurelien Paul, berhasil mendapatkan kembali barang-barang pribadi mereka yang tertinggal di Night Club La Favela, Kuta Badung, berkat bantuan Polsek Benoa.
Kejadian ini berawal pada Senin, 30 Oktober 2023, ketika kedua turis tersebut mengunjungi Night Club La Favela Bali.
Saat mereka pulang, mereka tidak menyadari bahwa mereka meninggalkan tas mereka di klub tersebut.
Tas tersebut berisi berbagai barang pribadi, termasuk iPhone, sepatu, kacamata, dan beberapa pakaian.
Pada saat yang sama, wisatawan asing lainnya yang datang dengan kapal pesiar Celebrity Solstice melalui Pelabuhan Benoa melihat tas yang tergeletak di klub tersebut.
Mereka membawa tas itu kembali ke kapal tempat mereka menginap, dan kemudian menyerahkannya ke Polsek Benoa Selasa, 31 Oktober 2023.
Tas tersebut diterima oleh Panit Reskrim Ipda Gusti Kade Arimbawa, S.H., yang segera berkoordinasi dengan manajemen La Favela.
Manajemen La Favela menghubungi pemilik tas pada hari Rabu ini untuk memberi tahu bahwa tas mereka telah ditemukan.
Dengan cepat, Valentino Dominique dan Aurelien Paul mendatangi Polsek Benoa pada pukul 12.30 WITA hari ini untuk mengambil kembali barang-barang pribadi mereka.
Kanit Reskrim Iptu I Made Sena, S.H., M.H., yang bertugas sebagai Perwira Pengawas, melakukan klarifikasi dan screening untuk memastikan kepemilikan tas.
Setelah memverifikasi kepemilikan dan membuka kunci layar iPhone yang ada dalam tas, Polsek Benoa dengan senang hati mengembalikan barang-barang tersebut kepada pemiliknya.
Kapolsek Benoa, Kompol Tri Joko Widiyanto, A.Md, S.H., menyatakan kepuasannya atas kerja sama yang efisien antara pihak kepolisian, manajemen La Favela, dan wisatawan asing.
“Kami sangat senang dapat membantu wisatawan asing ini mendapatkan kembali barang-barang pribadi mereka. Kerja sama yang baik antara semua pihak terlibat memungkinkan penyelesaian yang cepat dan memuaskan,” kata Kompol Tri Joko, Rabu 1 November 2023. (Tri Prasetiyo)

