Korban William Hamilton Mackenzie yang ditemukan tewas di kamar kontrakannya, Selasa (18/8/2020), dievakuasi petugas ke RS Sanglah

0
508
Bule berkewargaan Inggris berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas di kamar kontrakan di Jalan Tukad Nyali Gang VIII A No. 3 Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan.

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Pada Selasa (18/8/2020) sekitar pukul 05.00 wita, bule berkewargaan Inggris berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas di kamar kontrakan di Jalan Tukad Nyali Gang VIII A No. 3 Desa Sanur Kaja, Denpasar Selatan.
Korban bernama William Hamilton Mackenzie yang lahir di Bellshills Inggris pada 30 Maret 1947. Korban mengantongo paspor bernomor 512016753 dan tinggal Jalan Tukad Nyali Gang VIII A No 3, Sanur Kaja, Densel.
Stiyo Pramito (32 tahun), salah satu saksi yang juga staf korban sejak tahun 2010, melihat pandangan korban kosong. Menurut saksi, korban tidak mau makan. Saksi pun berusaha memberi korban minum air putih namun kondisi korban sudah lemas. Saksi sempat mencubit kaki korban dan masih ada gerakan.
Selanjutnya pada Selasa (18/8) sekitar pukul 05.00 wita, saksi Stiyo bangun mengecek kondisi korban. Setelah dipegang denyut nadinya, tidak ada reaksi dan ternyata korban sudah meninggal dunia. Saksi menyatakan korban kecanduan alkohol dan pernah mengalami patah kaki karena terjatuh di kamar mandi pada tahun 2015.
Saksi juga menambahkan, korban pernah kontrol ke RS Bali Med, hasil pemeriksaan korban menderita sakit asam urat, dan kesehariannya korban di rumah melakukan aktivitas memakai kursi roda.
Saksi juga menambahkan, pada Juni 2020 pembantu korban yang pernah tinggal bersama korban, sekarang sudah berhenti pernah bertemu dengan keluarga yang terindikasi kena covid-19. Kemudian dari pihak Puskesmas melakukan tindakan tes swab oleh Tim Puskesmas Sanur, namun hasil tes swab nonreaktif.
Saksi lainnya Fenni Rosidianasaksi (35 tahun) yang merupakan pembantu korban menyatakan, sedang tidur  saat suaminya memberi minuman kepada korban. Pada Selasa (18/8) sekitar pkl 05.00 wita saksi yang berada di dalam kamar bersama anaknya dipanggil oleh suaminya yang menyampaikan bahwa “kakek meninggal”. Setelah itu saksi bersama suaminya menuju ke kamar korban, dan korban bènar sudah meninggal dunia.
Pada pukul 10.00 wita SPKT Polresta bersama Tim Identifikasi tiba di TKP melakukan olah TKP. Tim juga mengambil sidik jari korban, dan pengecekan di seluruh tubuh korban dengan hasil tidak ditemukannya bekas tanda kekerasan.
Pada pukul 10.30 wita, ambulan BPBD Kota Denpasar tiba di TKP. Selanjutnya Tim BPBD mengevakuasi korban ke RS Sanglah. (WS)

Baca Juga :  Legislator PSI Sis Emil: Vaksinasi Disabilitas Harus Dibarengi dengan Penyaluran Bantuan

 

Editor : SUT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here