KPU Buleleng Sosialisasi Pendidikan Demokrasi Bagi Pemilih Pemula Di SMAN 1 Sawan

0
169

Balinetizen.com, Buleleng –

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula di SMAN 1 Sawan.

Pendidikan demokrasi ini, diikuti oleh perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang baru saja melaksanakan pemilihan pengurus baru, sebagai upaya menanamkan pemahaman demokrasi sejak dini di lingkungan sekolah.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMAN 1 Sawan yang sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU Kabupaten Buleleng yang telah berkenan hadir memberikan sosialisasi terkait pendidikan demokrasi kepada para siswa. Dan Kepala sekolah juga berpesan, agar seluruh peserta memperhatikan dan menyerap materi dengan baik. Karena pemahaman mengenai demokrasi merupakan hal yang penting dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah.

Selanjutnya, Ketua KPU Kabupaten Buleleng, Komang Dudhi Udiyana menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas kesempatan yang diberikan.

Dalam arahannya, Komang Dudhi Udiyana memperkenalkan kelembagaan KPU serta menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai demokrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Putu Arya Suarnata, yang menjelaskan pengertian Pemilu berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, tugas lembaga penyelenggara Pemilu, dan peran masyarakat dalam pelaksanaannya.

Ia menegaskan pentingnya pendidikan demokrasi, agar siswa memahami proses Pemilu dan menerapkannya dalam kegiatan di sekolah.

Lebih lanjut, Putu Arya Suarnata mengatakan pendidikan demokrasi perlu diberikan, agar siswa memahami secara menyeluruh proses penyelenggaraan Pemilu. Dan mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan sekolah. Misalnya melalui pemilihan ketua OSIS.

Putu Arya Suarnata juga mendorong para siswa, agar menjadi agen penyebar informasi yang positif di masyarakat serta tidak takut berpolitik. Karena politik pada hakekatnya merupakan hal yang baik. “Seperti yang disampaikan Aristoteles, politik adalah ilmu atau strategi untuk mencapai tujuan atau kebaikan bersama,” terangnya.

Baca Juga :  Buka Lomba Barong, Bupati Tabanan Harapkan Generasi Muda Sebagai Agen Pelestari Budaya

Selain itu, ia juga mengajak para siswa untuk ke depan turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu, termasuk bergabung dalam badan adhoc KPU.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian materi mengenai konsep demokrasi dan trias politika, yang memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya pembagian kekuasaan dalam sistem pemerintahan demokratis di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam mewujudkan kehidupan berdemokrasi yang cerdas dan bertanggung jawab. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here