Krisis Air Bersih di Jembrana Makin Meluas, BPBD Distribusikan Air Bersih

0
180

Balinetizen.com, Jembrana

Warga kesulitan air bersih dampak dari kemarau panjang semakin meluas. BPBD Kabupaten Jembrana telah mendistribusikan air bersih kesejumlah wilayah krisis air.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Senin (11/9/2023) mengatakan total air bersih yang sudah didistribusikan sejak 16 Agustus sampai 11 September 2023 mencapai 124.900 liter.

Pendistribusian air bersih menurutnya, diperuntukan kepada warga di wilayah SD 1 Desa Berangbang, Lingkungan Pancardawa dan Lingkungan Dewasana di Kelurahan Pendem. Kemudian di Banjar Sawe Desa Batuagung,  Banjar Sekar Pancasari Desa Mendoyo Dauh Tukad dan Br. Sekarkejula di Desa Yeh Embang.

Pihaknya, Senin (11/9/2023) juga telah memasang  2 buah tandon berkapasitas masing-masing 2000 Liter di Banjar Sekar Panca Sari, Desa Mendoyo Dauh Tukad. “Kedua tandon yang baru dipasang langsung kita isi air bersih. Disana ada 100 KK terdampak krisis air bersih,” ungkapnya.

Dari laporan yang baru masuk, kata dia, warga di Banjar Panca Sari, Desa Mendoyo Dauh Tukad juga mengalami kesulitan air bersih. “Dari total 270 KK di Banjar Panca Sari ada 100 KK kesulitan air bersih. Itu laporan yang baru kami terima,” jelasnya.

Disebutnya warga di wilayah itu sebelumnya mendapatkan air bersih dari bak-bak penampungan yang sumber airnya dari hutan. Namun belakangan disebabkan kemarau panjang debit air yang keluar semakin kecil.

“Kami masih kekurangan tandon. Untuk mengatasinya kami meminjam ke BPPW (Balai Prasarana Pemukiman Wilayah) Bali. Kami sudah bersurat kesana,” ujar Agus. (Komang Tole)

Baca Juga :  Demer Mundur, Sugawa Korry Melenggang Mulus Jadi Ketua Golkar Bali di Musda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here