Balinetizen.com, Jembrana
Empat orang anak punk kembali dipulangkan setelah berhasil masuk Bali. Mereka dipulangkan disebabkan tidak membawa identitas diri.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melalui Pawas AKP I Nengah Armika mengatakan bahwa sebelum dipulangkan keempat anak punk telah diberikan pembinaan.
“Kami juga telah memberikan arahan. Harapannya agar tidak melakukan tindakan yang bisa mengganggu ketertiban, khususnya di kawasan pelabuhan dan sekitarnya,” ujar Armika, Selasa (6/5/2025).
Menurutnya keempat anak punk itu mengaku bernama Yansen Yudistira (16) dari Bekasi. Kemudian Yoga Pratama (26), Yogi Bahtiar (24) dan Hendra (24) berasal dari Bandung.
“Tujuan mereka hendak ke Denpasar untuk mencari pekerjaan. Namun tidak satupun dari mereka membawa indentitas diri,” terangnya.
Disebutnya keempat anak punk tiba di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 11.50 Wita. Saat dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Bali atau Pos 2 di Pelabuhan Gilimanuk diketahui mereka tidak membawa indentitas apapun.
“Untuk ke Jawa, mereka naik KMP Tunu Pratama Jaya dari Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk,” sebutnya.
Tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan ketat di pintu masuk Bali guna menjaga ketertiban dan keamanan wilayah perbatasan antar provinsi. (Komang Tole)

