Balinetizen.com, Jembrana
Jalur menuju ke Pelabuhan Gilimanuk menjelang hari Idul Adha dipadati kendaraan yang akan melakukan penyebrangan ke Ketapang, Jawa Timur.
Arus kendaraan semakin padat menjelang petang hingga memenuhi pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Memasuki malam berbagai jenis kendaraan terus berdatangan hingga menimbulkan antrian panjang.
Dari informasi antrain kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah terjadi sejak Senin (26/6/2023) malam. Antrian kendaraan hingga menimbulkan kemacetan terjadi pada malam sampai menjelang pagi.
Bahkan Rabu (28/6/2023) ekor kemacetan hingga memasuki hutan Sumbersari kawasan Pura Segara Rupek sekitar 7 kilometer dari pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Dan menjelang siang arus lalulintas kembali lancar.
Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana, Rabu (28/6/2023) mengakui antrian kendaraan sempat terjadi di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. Tetapi menjelang pagi arus kendaraan sudah lancar.
“Pagi hari ini arus kendaraan dari dua arah, baik yang akan menuju ke Pelabuhan Gilimanuk maupun ke arah Denpasar sudah lancar,” ujar Kapolres Jembrana.
Dari hasil koordinasi kata Kapolres, antrian kendaraan dipicu air laut yang mengalami surut dan adanya peningkatan kendaraan di hari Idul Adha. “Kemarin siang memang air laut surut cukup lama. Kemungkinan juga dampak dari perbaikan satu dermaga,” imbuhnya.
Pihaknya telah menurunkan anggota untuk melakukan monitoring di lapangan. Terutama di ujung ekor antrian guna mengantisipasi agar tidak ada kendaraan yang saling mendahului.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak ASDP agar dapat mengoptimalkan areal parkir di dalam pelabuhan,” ungkapnya.
Disinggung apakah nantinya juga akan menggunakan kantong-kantong parkir seperti saat arus mudik, Kapolres Juliana mengatakan, pihaknya akan mempertimbangkannya. “Kita pola dulu. Ini saya lagi menuju ke Gilimanuk,” pungkasnya. (Komang Tole)

