Langkah Sigap Kapolres Buleleng Memediasi Kesalah Pahaman Antara Remaja Desa Petandakan Dan Remaja Banyuning

0
175

 

Balinetizen.com, Buleleng

Kesalahpahaman yang terjadi antara Remaja Desa Petandakan dan Remaja Kelurahan Banyuning yang berujung perkelahian di perempatan/traffic light Banyuning pada Rabu (25/9/2024) petang, memantik AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, S.I.K., M.H mengambil langkah sigap memimpin pelaksanaan mediasi terkait kesalahpahaman yang terjadi antar remaja tersebut pada Kamis (26/9/2024) sekitar Pukul 14.00 Wita di Posko Presisi Mapolres Buleleng.

Hadir dalam kegiatan mediasi yang dipimpin langsung Kapolres Buleleng tersebut yakni Kapolsek Singaraja Kompol Made Agus Dwi Wirawan, S.H, M.H, Kasat Reskrim Polres Buleleng, Kanit 1 Sat Reskrim Polres Buleleng, Kanit Reskrim Polsek Singaraja, Lurah Banyuning Nyoman Mulyawan, Kepala Desa Petandakan Wayan Joni Arianto, serta Ketua dan anggota Pecalang dari Desa Petandakan dan Kelurahan Banyuning. Dan juga hadir kedua kelompok remaja yang terlibat dalam insiden itu.

Kapolres Widwan Sutadi mengapresiasi inisiatif kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan melalui mediasi. Mengingat sebelum mediasi ini dilaksanakan, kedua kelompok remaja tersebut telah sepakat untuk memperbaiki hubungan dan berjanji tidak akan mengulangi insiden yang sama di kemudian hari.

“Pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta moralitas dalam kehidupan bermasyarakat, terutama bagi para remaja sebagai generasi penerus bangsa. Dan jangan berpikir untuk berkelahi. Karena para remaja adalah generasi muda yang masih sangat dibutuhkan oleh keluarga, masyarakat, dan negara. Jadi tidak ada keuntungan dari pertikaian. Dan saya juga tidak akan mentolerir tindakan kriminalitas,” ucapnya menegaskan.

Selanjutnya, remaja di kedua belah pihak sepakat saling memaafkan dan komitmen untuk menjaga kedamaian di masa mendatang. GS

Baca Juga :  Idul Fitri 1446 H, 1.612 Narapidana di Bali Diusulkan Terima Remisi Khusus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here