Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Tukadaya

0
183

Balinetizen.com, Jembrana –

 

Seorang lansia berusia 90 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai Tukadaya, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (15/12/2025). Korban, Ni Luh Luwih diduga tengelam hingga terseret arus sungai setelah terpeleset.

Dari informasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita saat. Korban yang diketahui sudah pikun ini memang sering menyeberangi sungai saat air sedang surut. Warga dan keluarga sempat melakukan pencarian dan kemudian melapor ke Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana.

Menindaklanjuti laporan tersebut sekitar pukul 12.00 Wita, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana dengan enam orang personel kemudian bergerak menuju ke lokasi kejadian. Proses pencarian korban menggunakan Rapid Deployment Land SAR Unit dan juga melibatkan BPBD Jembrana.

Setelah berjam-jam melakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh anaknya sendiri sekitar pukul 12.00 Wita.

“Korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi mengambang,” ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana, Dewa Gede Hendri Gunawan, Senin (15/12/2025).

Setelah proses evakuasi, korban kemudian dibawa ke Puskesmas I Melaya menggunakan mobil ambulan.

Berdasarkan informasi di lapangan, kata dia, korban saat itu hendak menyeberangi sungai. Namun tiba-tiba terjadi air bah sehingga korban diduga terpeleset dan kemudian terseret arus sungai.

Dewa Hendri mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati ketika terjadi cuaca ekstrem. Usahakan tidak berada di sungai ataupun laut karena ada potensi air bah dan juga gelombang tinggi saat bencana hidrometeorologi yang diprediksi terjadi akhir tahun 2025 hingga Pebruari 2026 mendatang.

“Kami imbau upayakan tidak mendekati lokasi-lokasi yang terjadi bencana seperti sungai dan juga laut untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Baca Juga :  BMKG: Pusaran angin di Kalimantan dan Bali picu peningkatan awan hujan

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Melaya AKP Ketut Sukadana, membenarkan peristiwa tersebut. Dan atas kejadian itu, pihak keluarga telah mengikhlaskan dan menolak untuk dilakukan otopsi. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here