Lonjakan Trafik Lebaran, Pergerakan Pesawat di Ngurah Rai Tembus 1.192

0
309

 

Balinetizen.com, Badung

Realisasi trafik penumpang dan pergerakan pesawat selama pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Gede Eka Sandi Asmadi selaku Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai mengatakan pada 15 Maret 2026, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 66.636 penumpang.

“Jumlah tersebut meningkat 21,3 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat 54.917 penumpang,” ungkapnya Senin 16 Maret 2026.

Dari total tersebut, penumpang domestik mencapai 28.676 orang, dengan rincian 15.854 kedatangan dan 12.822 keberangkatan. Sementara itu, penumpang internasional mencapai 37.960 orang, terdiri dari 17.542 kedatangan dan 20.418 keberangkatan.

Selain peningkatan penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan. Pada hari yang sama tercatat 415 pergerakan pesawat (mov), meningkat 19,9 persen dibanding tahun 2025 yang mencapai 346 mov.

Pergerakan tersebut terdiri dari 203 penerbangan domestik, dengan 103 kedatangan dan 100 keberangkatan, serta 212 penerbangan internasional dengan 108 kedatangan dan 104 keberangkatan.

Untuk rute domestik dengan pergerakan tertinggi pada 15 Maret 2026, didominasi oleh:
Jakarta (CGK) – 81 mov
Surabaya (SUB) – 30 mov
Lombok (LOP) – 20 mov

Sementara rute internasional dengan pergerakan tertinggi yaitu:
Singapura (SIN) – 32 mov
Kuala Lumpur (KUL) – 30 mov
Perth (PER) – 23 mov

Pada periode ini juga tercatat 5 penerbangan tambahan (extra flight) untuk rute domestik, dengan rincian Jakarta (CGK) sebanyak 4 mov dan Surabaya (SUB) sebanyak 1 mov.

Trafik Tiga Hari Posko Lebaran

Selama periode 13 hingga 15 Maret 2026, total trafik penumpang mencapai 188.655 penumpang, meningkat 12,9 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 167.078 penumpang.

Baca Juga :  Rai Iswara Apresiasi Peluncuran Buku Nuansa Bahasa Citra Sastra Universitas Udayana

“Jumlah tersebut terdiri dari 78.388 penumpang domestik, dengan 36.138 kedatangan dan 42.250 keberangkatan. Sementara penumpang internasional mencapai 110.267 orang, dengan 51.937 kedatangan dan 58.330 keberangkatan,” jelasnya.

Rata-rata pergerakan penumpang selama periode tersebut mencapai 62.885 penumpang per hari, lebih tinggi dibanding 60.436 penumpang per hari pada 2025.
Di sisi operasional penerbangan, total pergerakan pesawat mencapai 1.192 mov, meningkat 12 persen dibanding 1.064 mov pada 2025.

Pergerakan tersebut terdiri dari: 581 penerbangan domestik (291 kedatangan dan 290 keberangkatan) dan 611 penerbangan internasional (305 kedatangan dan 306 keberangkatan).

Rata-rata pergerakan pesawat selama periode ini mencapai 397 mov per hari, meningkat dibanding 355 mov per hari pada 2025. Untuk rute domestik dengan trafik tertinggi selama tiga hari posko yaitu:
Jakarta (CGK) – 232 mov
Surabaya (SUB) – 81 mov
Lombok (LOP) – 60 mov

Sedangkan rute internasional tertinggi yaitu:
Singapura (SIN) – 95 mov
Kuala Lumpur (KUL) – 84 mov
Perth (PER) – 66 mov

Selama tiga hari pelayanan posko juga tercatat 17 extra flight, seluruhnya merupakan penerbangan domestik. Rinciannya yakni Jakarta (CGK) sebanyak 12 mov dan Surabaya (SUB) sebanyak 5 mov.

Peningkatan trafik ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode awal Posko Angkutan Lebaran 2026, baik dari maupun menuju Bali.

(jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here