Made Winingsih Kembali Pimpin PWI Buleleng Untuk Periode 2025-2028

0
244

 

Balinetizen.com, Buleleng

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Buleleng menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) pada Rabu (25/6/2025) di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng. Yangmana Konferkab ini menjadi momentum penting dalam menata ulang kepengurusan, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan profesionalisme insan pers di wilayah Buleleng.

Dalam forum yang berlangsung demokratis dan penuh semangat kebersamaan ini, incumbent Made Winingsih terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Buleleng periode 2025–2028. Aklamasi ini mencerminkan dukungan bulat dan kepercayaan penuh dari seluruh peserta konferensi terhadap kepemimpinan Made Winingsih yang selama ini dikenal konsisten memperjuangkan eksistensi dan integritas wartawan Buleleng.

Made Winingsih yang menjabat Ketua PWI Buleleng periode sebelumnya, menyampaikan refleksi atas perjalanan tiga tahun masa kepemimpinannya. Ia secara terbuka mengakui bahwa masih ada sejumlah program strategis yang belum optimal, seperti pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di tingkat kabupaten.

“Selama tiga tahun terakhir, kami belum sepenuhnya berhasil menguatkan seluruh anggota. Salah satu kendala utama adalah belum terlaksananya UKW di Buleleng, karena keterbatasan anggaran. Hal ini membuat rekan-rekan harus mengikuti UKW di tingkat provinsi melalui fasilitasi PWI Bali dan mitra lainnya,” jelas penyandang UKW Utama ini.

Ia berharap ke depan, PWI Pusat dapat memberikan kuota khusus bagi wartawan di Buleleng agar bisa mengikuti UKW di daerahnya sendiri, sebagai bentuk pengakuan kompetensi sekaligus dukungan terhadap kebutuhan administratif anggota PWI.

Sementara itu Ketua PWI Provinsi Bali, Wayan Dira Arsana yang hadir dan memberikan arahan, menyambut baik jalannya Konferkab. Ia mengapresiasi semangat wartawan Buleleng yang mampu menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, serta tetap menjunjung kode etik jurnalistik di tengah gempuran informasi yang semakin tidak terkontrol.

Baca Juga :  Tinjau NTT, Panglima dan Kapolri Fokuskan Evakuasi Korban dan Kirim Bantuan

“Konferensi ini bukan sekadar pemilihan pengurus, tetapi juga pembuktian bahwa PWI Buleleng mampu menjaga marwah organisasi melalui proses yang tertib, demokratis, dan berlandaskan AD/ART,” ucapnya.

“Kami berharap kepengurusan baru mampu mengusung semangat kolaborasi, menjaga integritas organisasi, dan terus memperjuangkan kesejahteraan anggota,” tandasnya.

Jalannya Konferkab PWI Buleleng
sebelum penetapan, sidang pleno sempat menyampaikan nama empat kandidat Ketua PWI Buleleng, yakni Made Winingsih, Francelino Xavier Ximenes Freitas, Made Suartha, dan Ida Putu Karmaya. Namun dalam prosesnya, forum konferensi menyepakati secara bulat dan mufakat untuk menetapkan Made Winingsih secara aklamasi sebagai Ketua terpilih.

Konferkab ini diharapkan menjadi awal baru dalam memperkuat kapasitas wartawan lokal serta menjadikan PWI Buleleng sebagai organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan relevan di era digital. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here