Kepala SMP Negeri 1 Bangsalsari, Wahyu Widyati
Balinetizen.com, Jember
SMP Negeri 1 Bangsalsari menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan sederhana. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala SMP Negeri 1 Bangsalsari, Wahyu Widyati, mengatakan kegiatan Maulid Nabi dilaksanakan secara sederhana sesuai dengan nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.
“Kami menyelenggarakan dengan sangat sederhana sekali. Kami harapkan anak-anak bisa meneladani karakter yang dimiliki Nabi Muhammad SAW,” ujar Wahyu.
Menurutnya, pembentukan karakter siswa terus dilakukan melalui berbagai pembiasaan di sekolah. Di antaranya salat, senyum, salam, sapa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kiai Ahmad Hilmi Nadzir, pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Paleran, yang akrab disapa Gus Hilmi, sebagai salah satu pengisi kegiatan.
Kepala sekolah berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kegiatan Maulid, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah maupun lingkungan masyarakat.
“Kami berharap anak-anak bisa menerapkan teladan yang diberikan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan di sekolah, di rumah maupun bermasyarakat,” katanya.
Selain pembentukan karakter, peringatan Maulid Nabi juga dimanfaatkan sekolah untuk memperkuat kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan.
Kepala Sekolah menyebut, kegiatan tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadapi persoalan sampah. Sekolah mulai membiasakan siswa membawa tumbler dan tempat makan dari rumah untuk mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai.
Pihak sekolah juga telah memberikan arahan kepada pengelola kantin agar tidak menjual makanan dan minuman dengan kemasan plastik maupun gelas sekali pakai.
“Ini bagian dari upaya kami menuju sekolah bebas sampah. Kami sudah membiasakan anak-anak membawa tumbler dan tepak dari rumah,” jelasnya.
Sekolah juga berencana memperkuat program pengelolaan sampah melalui pemilahan sampah yang akan mulai dijalankan secara lebih intensif pada September 2026.
“Insya Allah mulai September kami jalankan lagi, mulai dari pemilahan sampah,” pungkasnya
Melalui kegiatan Maulid Nabi tersebut, SMP Negeri 1 Bangsalsari berupaya menggabungkan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari siswa. (Bam)

