Mayat Misterius Ditemukan di Pantai Uluwatu, Diduga Warga Negara Asing

0
149
Sesosok mayat ditemukan terdampar di Pantai Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Kamis, 29 Agustus 2024, sekitar pukul 17.30 WITA.

 

Balinetizen.com, Badung-

 

Sesosok mayat ditemukan terdampar di Pantai Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Kamis, 29 Agustus 2024, sekitar pukul 17.30 WITA. Mayat yang belum teridentifikasi ini ditemukan terjepit di antara bebatuan di bawah tebing Pura Uluwatu, tepatnya di lokasi pertunjukan Tari Kecak.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menjelaskan, bahwa penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang wisatawan asing yang sedang memotret ke arah pantai.

“Saat mengambil gambar dari sebelah loket pembelian karcis pertunjukan Tari Kecak, wisatawan tersebut melihat sesuatu yang menyerupai tubuh manusia di antara bebatuan tebing,” kata Sukadi, dalam keterangannya, Jumat 20 Agustus 2024.

Saksi mata, I Kadek Adianto (39), seorang kelian dinas di Banjar Karang Boma sekaligus guide wisatawan, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Aiptu Budiantara.

Menerima informasi tersebut, Aiptu Budiantara segera menghubungi Kanit Binmas Polsek Kuta Selatan, Iptu Suwita, yang kemudian mengoordinasikan upaya evakuasi dengan tim gabungan dari Polairud Polresta Denpasar. Tim SAR gabungan dari Pos Polairud Nusa Dua dan Pos Polairud Kedonganan tiba di lokasi untuk memastikan laporan penemuan mayat.

Setibanya di TKP, dari tembok pagar area pementasan Tari Kecak Uluwatu, tim gabungan bersama Basarnas melihat mayat yang tersangkut di antara batu di pantai. Kondisi medan yang gelap dan air laut yang mulai pasang sempat menyulitkan proses evakuasi. Tim SAR yang berjumlah tujuh orang turun menggunakan peralatan mountaineering untuk menjangkau mayat.

“Kita dapat informasi dari Balawista, ada saksi mata yang melihat dari atas tebing, sesosok tubuh terdampar,” ungkap I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Kamis 29 Agustus 2024 malam.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Lantik Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Provinsi Bali

Mayat tersebut berhasil dievakuasi pada pukul 19.30 WITA dengan menggunakan sistem katrol dan langsung dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, untuk penanganan lebih lanjut.

Korban yang hingga kini belum teridentifikasi dikenal dengan sebutan Mr. X. Namun, berdasarkan pengamatan petugas SAR, ciri-ciri fisik korban menunjukkan indikasi kuat bahwa mayat tersebut merupakan warga negara asing.

“Dari kulit dan postur tubuhnya, terlihat jelas jika jenazah tersebut adalah WNA,” kata salah satu petugas SAR yang terlibat dalam evakuasi.

Mayat dibawa ke Rumah Sakit Umum Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulans Sosial Ummat Masjid Agung Palapa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selama operasi SAR berlangsung, tim gabungan yang terlibat terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Balawista, Polairud Polresta Denpasar, Brimob Polda Bali, Bhabinkamtibmas Desa Pecatu, Babinsa Desa Pecatu, perangkat desa, ORARI, dan masyarakat setempat.

(jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here