Memperingati Hari Krida Pertania Ke 50, Distan Buleleng Gelar Pasar Tani Produk Unggulan Lokal

0
392

 

Balinetizen.com, Buleleng

Dalam rangka Hari Krida Pertanian ke 50 pada Selasa, 21 Juni 2022 mendatang, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng menggelar Pasar Tani Produk Unggulan Lokal di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, pada Kamis, (16/6/2022).

Tampak hadir dikegiatan Pasar Tani ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd. beserta beberapa Kepala OPD dan staf lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas produk dan olahan pangan pertanian Buleleng.

Ditemui disela-sela kunjungannya, Sekda Suyasa meminta kepada pelaku UMKM untuk selalu menjaga varian produknya, serta menghindari penggunaan bahan pengawet berlebihan yang berpotensi merugikan konsumen.

“Produk yang dihasilkan UMKM Buleleng, sudah banyak variasinya. Hanya saja, kebanyakan masih belum mampu bersaing untuk ke luar daerah. Oleh karena itu, kita mengusulkan kepada para pelaku UMKM, harus berani ke luar serta meningkatkan kualitas yang sudah barang tentu dengan harga bersaing dipasaran.” ujarnya

Iapun menegaskan para pelaku UMKM, hendaknya lebih sering mengikuti pameran besar diluar. Sehingga daya saingnya menjadj lebih kuat.

“Dalam hal ini, kita usahakan secara internal dulu. Dan masyarakat kita minta lebih mencintai produk lokal Buleleng. Sehingga menjadi motivasi bagi pelaku usaha, untuk memproduksi lebih banyak lagi serta diimbangi dengan kualitas yang baik,” ucap tegas Sekda Suyasa.

Dikatakan juga bahwa selama pandemi geliat UMKM sudah cukup kencang. “Maka untuk menyikapi kondisi pandemi sekarang yang lebih longgar, seharusnya mereka bisa lebih berkembang lagi dan mampu lebih bersaing.” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Ir. Made Sumiarta mengatakan, kegiatan hari ini adalah salah satu program untuk memfalisitasi selain juga memperkenalkan sekaligus ajang promosi, bagaimana nantinya produk-produk dan olahan pertanian lokal khususnya di Buleleng bisa dikenal di seluruh Bali maupun diluar Bali.

Baca Juga :  Sekda Dewa Indra Ajak Pemangku Kepentingan  Duduk Bersama Bangun Kesepakatan RZ KSN Sarbagita

Selain itu, Kadis Sumiarta menegaskan tujuan lain dari kegiatan ini adalah memberdayakan kelompok tani maupun KWT yang ada di Buleleng hasil binaan Dinas Pertanian maupun Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng yang ada di seluruh kecamatan.

” Seluruh kecamatan kita tampilkan untuk memproduksikan sekaligus mempromosikan produk-produk lokal dan olahan unggulannya. Di samping itu, pasar tani ini juga menyiapkan sarana dan prasarana upakara serangkaian menyambut Hari Raya Kuningan,” ujarnya.

Disinggung terkait harga produk, pihaknya menjelaskan bahwa harga produk yang dipasarkan hari ini sudah disesuaikan dengan harga pasar. Untuk harganya dipastikan sudah di bawah standar tentunya dengan kualitas produk yang baik. “Jangan sampai ada image harga di pasaran sama saja dengan harga pasar di sini,” tegasnya.

Bermacam-macam produk unggulan dan olahan pertanian dijajakan di sini, di antaranya ada buah jeruk keprok dan mangga amplem sari Kecamatan Tejakula, bekul apel Kecamatan Banjar dan masih banyak lagi.

Ke depan pihaknya akan mengupayakan untuk menggelar kegiatan seperti ini secara gebyar sehingga bisa menampung lebih banyak KWT dan Kelompok binaan untuk mempromosikan produk dan olahan pertaniannya.

Masih ditempat yang sama, salah satu pengunjung dari Kota Singaraja Agung Hartiti menyambut baik digelarnya pasar tani ini. Dirinya mengatakan, sangat suka akan buah-buah lokal dan kebetulan ada banyak dijajakan di tempat ini.

“Saya sangat senang dengan buah lokal khususnya untuk upacara ya. Di samping harganya lebih murah dan terjangkau tentunya,” jelasnya

Agung Hartiti berharap, kegiatan ini lebih sering diadakan apalagi pas dekat hari raya yang mengakibatkan kebutuhan di pasar jauh lebih mahal.

“Karena peminatnya banyak pasti harganya akan melambung. Kalau ada pasar seperti sekarang ini harganya bisa lebih disesuaikan,” tandasnya. GS

Baca Juga :  "Goes To Banjar" Gara - Gara Koneksi Internet, Pelayanan Pengurusan Administrasi Kependudukan Tak Bisa Dilakukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here