Momentum HUT Kota Singaraja ke-422 Tahun 2026, Pemkab Buleleng Ajak Masyarakat Buleleng Gebyar CKG

0
177

 

Balinetizen.com, Buleleng

Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG dan Wakil Bupati Gede Supriatna,SH dalam bidang kesehatan, agar derajat kesehatan masyarakat Buleleng meningkat. Hal ini diimplementasikan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

“Semakin banyak masyarakat mulai dari bayi baru lahir sampai lansia ikut CKG tentu harapan hidup meningkat, angka kematian ibu dan bayi menurun, korelasinya indeks keluarga sehat di Buleleng meningkat. Momentum HUT Kota Singaraja ke-422 tahun kita lakukan gebyar CKG agar partisipasi masyarakat meningkat. Ini upaya kongkret kita bidang kesehatan,”ujar Asisten 1 Setda Buleleng Putu Ariadi Pribadi saat membuka rakor dan sosialisasi CKG 2026 di Unit IV Kantor Bupati Buleleng, pada Selasa, (24/2/2026).

Dijelaskan gebyar CKG 2026 ini akan dilakukan pada,Jumat 6 Maret 2026 di Taman Kota Singaraja dan ditingkat kecamatan dilakukan di beberapa titik lokasi berbeda diwilayah kecamatan masing-masing secara serentak.

“Masyarakat Buleleng agar beramai-ramai datang untuk CKG di lokasi terdekat. Ajaklah keluarga, teman, pasangan untuk CKG hanya dengan membawa fotocopi KTP atau KIA,” serunya.

Sementara itu selaku instansi teknis, Sekretaris Dinas Kesehatan Nyoman Budiastawan mewakili pimpinan menerangkan bahwa di Tahun 2026, ditargetkan 46 persen masyarakat Buleleng telah melakukan CKG. Dalam hal ini, tentunya dukungan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali sangat dibutuhkan.

“Program kesehatan ini bisa diwujudkan atas kerjasama seluruh pihak. Di mulai SKPD terkait, para Camat, Perbekel, Lurah, Klian Desa Adat, Tokoh Adat dan Agama serta stakeholder bersinergi, berkolaborasi mendukung secara penuh tanggung jawab, agar target CKG tercapai. Ini harapan kita bersama,” ujarnya.

Selain gebyar, Dinas Kesehatan melalui puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah kecamatan di Buleleng terus bergerak jemput bola ke desa-desa, OPD-OPD dan sekolah agar program CKG ini tersentuh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :  Pernyataan Konyol Menkeu: Tidak Bayar Pajak, Jangan Tinggal di Indonesia

“Mari datang ke fasilitas kesehatan terdekat, identifikasi faktor resiko kesehatan, jangan sampai terlambat dan ini gratis,” tutupnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here