Foto: Agung Bagus Pratiksa Linggih atau yang populer dipanggil Ajus (tengah membawa pataka AMPI) usai terpilih sebagai Ketua AMPI Provinsi Bali periode 2021-2026.
Balinetizen.com, Denpasar
Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Bali punya pemimpin baru setelah Agung Bagus Pratiksa Linggih atau yang populer dipanggil Ajus, terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Provinsi Bali periode 2021-2026.
Ajus terpilih secara aklamasi lewat Musyawarah Daerah VII Dewan Pimpinan Daerah AMPI Bali, berlangsung di Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Minggu (7/11/2021).
Dalam Musda AMPI Bali, muncul satu nama calon ketua yakni Ajus. Praktis, putra Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih itu, terpilih menjadi Ketua AMPI Bali menggantikan ketua lama, Putu Yuda Suparsana.
Ajus sendiri bukan merupakan orang baru di AMPI. Dalam kepengurusan sebelumnya ia menjabat sebagai Ketua Harian AMPI Bali. Kiprah dan pengalaman di organisasi kepemudaan dan pengusaha muda juga tidak diragukan lagi.

Pengusaha muda yang merupakan Owner Isola Wine ini kini juga mengemban amanat sebagai Bendahara Umum BPD HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Provinsi Bali. Lulusan SMA Taruna Nusantara dan lulusan University of Manchester di Inggris ini juga punya pengalaman menjadi pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPUK) sebagai Koordinator Pengembangan Kewirausahaan dan Talenta (2013-2014) dan Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia periode 2012-2013.
Pemuda yang mengambil pendidikan S-2 (Master Business School) di Inggris dan juga pernah menempuh Executive Fintech Programme di Universitas Oxford ini juga punya perhatian besar terhadap talenta digital generasi muda dan startup.
Dengan segudang pengalaman di organisasi terkait kepemudaan, Ajus merupakan sosok yang tepat memimpin AMPI Bali dan memberikan warna berbeda dalam upaya pemberdayaan generasi muda di Pulau Dewata khususnya juga dalam mencetak kader muda untuk Partai Golkar.

Sebagai Ketua DPD AMPI Provinsi Bali periode 2021-2026, Agung Bagus Pratiksa Linggih didampingi pengurus baru yang terpilih dalam Musda kali ini yakni Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida selaku sekretaris dan Made Tommy Martana Putra.
Untuk diketahui AMPI mengusung visi “memantapkan peran kekaryaan sebagai pilar utama pembinaan kepemudaan Partai Golkar.” Misi AMPI yakni melakukan percepatan konsolidasi kelembagaan dan program untuk memperkuat posisi AMPI di tengah-tengah masyarakat dalam suasana yang demokratis serta menjamin hubungan, baik vertikal mupun horisontal dengan seluruh elemen pemuda kekaryaan sebagai potensi politik Partai Golkar.
Diwawancarai usai terpilih sebagai Ketua AMPI Bali, Ajus mengungkapkan AMPI memang didirikan Partai Golkar. Namun AMPI bukan sayap partai tetapi sebuah Ormas. Karena itu, AMPI bisa diisi oleh generasi milenial dan generasi Z dari berbagai kalangan.

Ke depan, AMPI sebagai lumbungnya kader Partai Golkar yang dihuni anak-anak muda merupakan pemilih pemula yang nantinya bisa menjadi penyumbang suara signifikan bagi Partai Golkar khususnya di Bali pada agenda-agenda politik seperti Pemilu tahun 2024 mendatang.
“AMPI diisi generasi milenial dan generasi Z yang merupakan pemilih pemula 2024 untuk sama-sama memajukan Partai Golkar dan memberikan keseimbangan politik di Bali,” ujar Ajus yang merupakan putra dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih (Demer) ini.
AMPI Bali juga diharapkan melakukan peremajaan organisasi dan diisi anak-anak muda dari berbagai kalangan sesuai tema dalam Musda, yaitu “Muda Berkarya Untuk Negeri”.

“Harapan DPP, AMPI Bali ke depan tak hanya fokus pengembangan SDM anak muda tetapi juga harus bisa menjadi pemenangan suara anak muda bagi Partai Golkar tahun 2024,” kata Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo.
Ketua DPD AMPI Bali periode 2013-2018, Putu Yuda Suparsana, mengungkapkan pelaksanaan Musda AMPI Bali mundur dari masa akhir jabatan. Hal itu disebabkan masalah teknis organisasi, hantaman pandemi Covid-19, dan berbagai kendala konsolidasi untuk melahirkan kader-kader terbaik yang akan memimpin AMPI Bali ke depan. Sehingga Musda baru bisa terlaksana tahun 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Sesuai arahan Ketua Umum AMPI bahwa AMPI Bali harus diisi anak-anak muda generasi milenial generasi Z untuk bersama-sama memajukan Partai Golkar,” harapnya.

Disela acara pembukaan Musda, Pengurus AMPI Bali periode 2013-2018 memberikan penghargaan kepada para mantan Ketua AMPI Bali.
Musda VII AMPI Bali yang dibuka Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo, selain dihadiri jajaran pengurus DPP AMPI, juga turut hadir Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih, jajaran DPP Partai Golkar salah satunya Dewa Made Widiasa Nida. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry bersama pengurus harian Golkar Bali, organisasi sayap Partai Golkar, KNPI Bali, dan kader-kader AMPI Bali.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry berharap kepengurusan AMPI semakin solid dan menguatkan konsolidasi internal serta menjaga generasi muda pembaharu serta memunculkan ide-ide kreatif untuk ikut mengatasi persoalan bangsa.
“Kami dukung dan bantu AMPI kembali jati diri AMPI jadi pilar terdepan generasi muda Golkar,” pungkas politisi senior Golkar asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini. (dan)

