Munas I di Bali, Septindo Dorong Pemerintah Bantu Pendanaan dan Investasi Pariwisata Indonesia

0
173

 

Balinetizen.com, Badung 

 

Ketua Serikat Pengusaha Industri Wisata Indonesia (Septindo) Pusat Choirul Abadi menegaskan, meski baru menggelar Munas I dan termasuk organisasi baru dalam dunia pariwisata, namun ia optimis apa yang dicita-citakan oleh organisasinya bisa terwujud dalam waktu dekat.

“Kami akan bekerjasama dengan stakeholder terkait seperti Kemenparekraf, Dinas Koperasi dan UMKM, tugas utama Septindo sekarang itu membangun di daerah dan bangun jaringan dan kami dalam waktu dekat akan mengadakan Travel Fair di Lombok, Jatim dan Jakarta kita hidupkan UMKM,” tandas Choirul Abadi usai pembukaan Munas I Septindo dan Pelantikan Pengurus Septindo di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu 15 Juli 2023.

Diakuinya, saat pandemi dunia pariwisata lumpuh termasuk Bali. Kini pariwisata mulai bangkit ia pun sangat optimis apa yang akan dilaksanakan oleh Septindo dapat terwujud seperti menggelar Travel Fair.

Karena itu, kata dia hal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak. Khusus di pemerintah ia mendorong agar pemerintah memberikan bantuan dari hal pendanaan hingga investasi.

“Pasca pandemi itu tantangan ke depan dari sisi investasi dan pendanaan karena sektor yang paling terdampak adalah dunia wisata, saya berharap pemerintah dapat membantu dari segi pendanaan, investasi dan infrastruktur,” cetusnya dalam sambutannya.

Dan Pulau Bali dipilih olehnya sebagai barometer destinasi wisata potensial. Di Bali, nantinya pihak Asosiasi akan mengkoordinir UMKM yang ada di Bali untuk kembali digeliatkan.

Ia pun membandingkan, bagaimana Indonesia dengan Dubai. Yang saat ini mulai meninggalkan industri minyak sebagai pendapatan utama negaranya.

Mereka katanya, mulai membangun sejumlah destinasi Wisata dan mengenalkannya kepada dunia.

Karena itu, menurutnya Indonesia jika mau maju pariwisatanya harus mulai menata destinasi wisata dan tempat usaha wisata agar dunia ketika mengenal Indonesia tidak hanya mengenal dua tempat yaitu Bali dan Puncak (Bogor, Jawa Barat).

Baca Juga :  GITET 500 kV Ampel New Boyolali Dukung Stabilitas Listrik Jawa, Target Selesai 2025

Namun juga mengenal pulau lainnya seperti Sumatera, Sulawesi, Papua dan lainnya.

Pewarta : Tri Prasetyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here