Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, SE
Balinetizen.com, Buleleng
Musim kemarau yang melanda setiap tahun, dan kini kembali lagi hal yang sama terjadi kemarau berkepanjangan yang menyebabkan terjadi penurunan debit air.
Hal ini menjadikan pihak Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Hita Buleleng berkolaborasi dengan instansi terkait dan PMI melakukan antisipasi dengan menyiagakan 4 unit mobil tangki yang selalu siap mendistribusikan air ke pelanggan maupun didaerah yang mengajukan didistribusikan air.
Ke 4 unit mobil tangki operasional Perumda Tirta Hita Buleleng itu ditempatkan di Kubutambahan 1 unit, Singaraja 2 unit dan Seririt 1 unit.
Seperti yang dikatakan Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, Made Lestariana, SE. Menurutnya upaya antisipasi pelayanan tetap dilakukan dimusim kemarau, mengingat suplai air kepada pelanggan menjadi skala prioritas.
“Penurunan debit air kerap terjadi dimusim kemarau. Artinya sebagaimana yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya penurunan debit air di sumber-sumber air mempengaruhi suplai air ke pelanggan,” ujarnya.
Dan malahan lagi, dengan kondisi debit air yang menurun justru pemakaian air semakin meningkat pada pagi hari maupun sore hari.
“Pemakaian air oleh masyarakat meningkat, atas kondisi tersebut menyebabkan adanya gangguan layanan di waktu beban puncak pemakaian pada pagi dan sore hari. Hal inipun tidak terlepas dari belum semua pelanggan memiliki bak penampungan air,” jelas Lestariana.
Sebagai langkah untuk memberikan pelayanan air itu, Perumda Tirta Hita Buleleng hampir setiap hari mengoperasikan mobil tangki secara khusus di tiga wilayah tersebut.
“Memberikan pelayanan melalui mobil tangki secara gratis terhadap gangguan-gangguan layanan aliran air. Saat ini kita memiliki empat unit mobil tangki, dimana dua mobil tangki ada di pelayanan kota Singaraja satu mobil tangki pelayanan di Buleleng timur serta satu mobil tangki di Buleleng barat. Dan untuk memasuki musim kemarau seperti sekarang ini, memang sedikit kewalahan memberikan pelayanan. Untuk itu mungkin kami akan merencanakan bisa menambah mobil tangki lagi,” ungkap Lestariana.
Iapun menghimbau kepada para pelanggan agar disiplin memanfaatkan air dan sekaligus untuk menghindari pemakaian pada beban puncak. GS

