Nuanu Creative City Hadirkan Preview Eksklusif Nuanu Park untuk Rekan Media Menjelang Peluncuran Resmi

0
71
Nuanu Park, taman publik seluas 1,6 hektare di Nuanu Creative City

Balinetizen.com, Tabanan –

 

Nuanu Creative City menyambut rekan media dalam preview eksklusif Nuanu Park, taman publik baru seluas 1,6 hektare yang akan menjadi pintu masuk utama bagi pejalan kaki menuju kawasan Nuanu Creative City menjelang peluncurannya pada musim panas mendatang.
Dirancang sebagai gerbang publik menuju kawasan kreatif Nuanu secara lebih luas, Nuanu Park akan menghadirkan perpaduan antara alam, seni, edukasi, rekreasi, dan pengalaman keluarga dalam satu lanskap yang terintegrasi. Setelah resmi dibuka, taman ini akan menawarkan beragam aktivitas publik, mulai dari masterclass, program anak, pengalaman outdoor, area ramah hewan peliharaan, hingga berbagai kegiatan berbasis komunitas.

Menjelang pembukaan resminya pada tahun ini, media preview tersebut memberikan kesempatan bagi para jurnalis untuk melihat lebih awal pengembangan Nuanu Park sebagai titik kedatangan utama bagi para pengunjung. Taman ini dirancang untuk membuat Nuanu lebih terbuka dan mudah diakses publik, dengan menghadirkan pengalaman eksplorasi, pembelajaran, permainan, dan interaksi bersama sebagai pintu masuk menuju kawasan kreatif tersebut.

Dalam sesi media preview, para jurnalis diajak mengunjungi sejumlah area utama di Nuanu Park, mulai dari gerbang publik utama, amphitheatre, taman terbuka, playground, Botanical Garden, Kids Academy, area ropes course dan zipline, Nuanu Art Village, jembatan penghubung, hingga berbagai ruang publik di sekitarnya.

Salah satu sorotan dalam media preview tersebut adalah penampilan perdana gerbang resmi Nuanu Park yang dirancang sebagai landmark budaya sekaligus gerbang hidup menuju Nuanu Creative City. Dikembangkan bersama seniman Bali, arsitek, pematung, penasihat budaya, dan berbagai pemangku kepentingan lokal, gerbang ini memadukan prinsip arsitektur Bali, kerajinan tradisional, serta teknologi multimedia kontemporer, termasuk instalasi media dan projection mapping. Berpusat pada simbolisme Athena dan Saraswati, gerbang ini merepresentasikan pengetahuan, kreativitas, serta keterhubungan antara tradisi dan inovasi, alam dan teknologi, serta identitas lokal Bali dalam dialog global yang lebih luas.

Baca Juga :  Datangi KPU Bali, Puluhan Warga Kecewa Tak Bisa Gunakan Hak Pilihnya di Pemilu 2024

Gerbang Utama Nuanu Park sebagai jalan utama menuju Nuanu Creative City
KREDIT FOTO: Nuanu Creative City

“Nuanu Park merupakan langkah penting dalam membuka Nuanu kepada lebih banyak orang,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City. “Seiring berkembangnya ekosistem Nuanu, kami ingin pengalaman pertama saat memasuki Nuanu terasa lebih terbuka, mudah diakses, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari — bukan sesuatu yang tertutup atau terlalu formal. Kami ingin masyarakat memiliki cara yang jelas untuk datang, menghabiskan waktu, dan perlahan memahami bagaimana Nuanu terus berkembang. Bagi kami, pengembangan infrastruktur publik seperti ini sama pentingnya dengan proyek budaya dan hospitality berskala besar, karena memberi ruang bagi masyarakat untuk terus kembali dan merasa terhubung dengan Nuanu.”

Media preview eksklusif tersebut juga memberikan kesempatan bagi para jurnalis untuk melihat lebih dekat bagaimana taman ini akan beroperasi saat resmi dibuka untuk publik, mulai dari alur pengunjung dan pengalaman keluarga hingga berbagai program publik dan aktivasi budaya yang akan dihadirkan ke depannya.

Setelah resmi dibuka, Nuanu Park diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun interaksi publik dengan Nuanu Creative City. Dengan menghadirkan aktivitas outdoor, masterclass, pengalaman keluarga, eksplorasi budaya, area ramah hewan peliharaan, serta ruang publik yang inklusif, taman ini akan menawarkan pengalaman baru bagi para pengunjung sejak momen pertama mereka tiba di Nuanu.

Nuanu Park dijadwalkan resmi dibuka pada tahun ini, menandai babak baru dalam pengembangan Nuanu Creative City sebagai destinasi yang mempertemukan budaya, kreativitas, alam, dan komunitas dalam satu ekosistem terintegrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here