Omah M Yaghi, Anak Pengungsi Palestina Pemenang Hadiah Nobel Kimia 2025

0
519

 

Oleh : Jro Gde Sudibya

Pemberian hadiah Nobel memberikan banyak kejutan, tidak saja temuan baru iptek yang mendunia yang diharapkan bermanfaat bagi kemanusiaan.
Kejutan dari perspektif “human interest” terjadi dalam pemberian Nobel bidang kimia, yang dimenangkan oleh 3 ilmuwan, salah satunya ilmuwan Omar M Yaghi dari Universitas California, Berkley, AS.

Anak seorang pengungsi Palestina, yang ayah-ibunya nyaris tidak bisa membaca dan menulis.

Kompas (10/10) melaporkan: “Yoghi anak pengungsi Palestina di Amman Jordania. Kedua orang tuanya hampir tidak bisa membaca dan menulis. Di pengungsian, harus tinggal dalam rumah dengan satu kamar bersama hewan ternaknya”.

Migrasinya ke AS, kemudian kuliah di Universitas Urbana-Champaign, Amerika Serikat, dan kegiatan risetnya di University California, Berkley, AS, dengan prestasinya menjadi salah satu dari 3 pemenang Nobel Kimia, bersama ilmuwan: Susumu Kitagawa dari Universitas Kyoto, Jepang, Richard Robson dari Universitas Melbourne, Australia.

Menurut Kompas, temuan ilmuwan ini berupa konstruksi molekul MOF yang bisa dimanfaatkan untuk memanen air dari udara di gurun pasir yang kering atau menangkap gas karbondioksida untuk mengurangi porsinya demi menahan laju perubahan iklim.

Temuan teknologi yang jika nanti dapat dikembangkan secara massal, akan sangat berguna dalam menghadapi krisis iklim yang begitu nyata. Dalam bahasa Sekjen PBB Antonio Guterres di depan konferensi iklim se dunia bulan Juni 2022 di Mesir, “krisis iklim menuju jalan tol neraka iklim”.

Omar M Yaghi telah mengalami pendakian stratifikasi sosial yang luar biasa, dari anak pengungsi di Jordania yang nyaris tanpa masa depan, menjadi ilmuwan top dunia dan memberikan nama harum buat universitasnya, Universitas California, Berkley, AS.

Ekonom top Indonesia, alumni dari Universitas ini, menyebut beberapa nama: Widjojo Nitisatro, Ali Wardhana, Emil Salim, teknokrat di masa Orde Baru.
Dalam perspektif majamen kepribadian -personality management-, Yoghi, mampu mengembangkan karakter sebagai The Winner (Pemenang) merubah dengan keras ancaman menjadi peluang dan kemudian menjadi pemenang. Threats- Opportunity-The Winner.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Jalan Utama Desa Bondalem Timpa Mobil Box,  Sopir Krenet Selamat

Jro Gde Sudibya, ekonom, pengamat kebudayaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here