Operasi Keselamatan Agung 2026, Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran

0
239

 

Balinetizen.com, Jembrana

Satlantas Polres Jembrana menggelar Operasi Keselamatan Agung 2026. Pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

Operasi melibatkan instansi terkait termasuk Dinas Perhubungan Pemkab Jembrana dilaksanakan di jalan utama Denpasar-Gilimanuk tepatnya di wilayah Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Selasa (3/2/2026).

Satu persatu kendaraan yang melintas, baik dari arah Gilimanuk maupun Denpasar dihentikan petugas untuk diperiksa kelengkapan surat-surat maupun fisik kendaraan. Selain penindakan langsung (Tilang), petugas juga memberikan edukasi berupa teguran terutama kepada pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

Saat operasi, petugas masih menemukan berbagai pelanggaran lalu lintas mulai dari surat kendaraan, SIM dan KIR yang masa berlakunya habis. Tidak membawa STNK, kendaraan travel yang tidak memiliki ijin trayek, kendaraan angkutan umum tidak layak jalan disebabkan lampu depan dan sein (reting) mati hingga kendaraan angkutan barang dengan muatan melebihi kapasitas (over loading).

Selain itu, juga ditemukan pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm. Kasus ini mendominasi pelanggaran lalulintas saat Operasi Keselamatan Agung 2026 berlangsung. Mereka berdalih lokasi yang akan dituju tidak terlalu jauh alias dekat.

“Bagi pengendara yang tidak mengenakan helm kita berikan sanksi teguran. Harapan kita supaya tidak mengulanginya lagi karena dampaknya sangat membahayakan diri sendiri jika terjadi laka lantas,” ujar Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan, Selasa (3/2/2026).

Pihaknya juga mengingatkan pengemudi maupun pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya Operasi Keselamatan Agung 2026 dilaksanakan selama 14 hari mulai 2 sampai 15 Pebruari 2026 mendatang. Tujuannya adalah menciptakan situasi lalulintas yang aman dan tertib menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Baca Juga :  Didepan PJ Gubernur ,Bupati Tamba Pamerkan Hasil Pengolahan Hutan Kelompok Pengelola Hutan Jembrana

“Ini merupakan kegiatan Ram check dalam rangka Operasi Keselamatan Agung 2026. Kami ingin memastikan kesiapan pengemudi atau pengendara termasuk fisik kendaraan,” terangnya.

Melalui Operasi Keselamatan Agung 2026 diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum menjelang arus mudik maupun balik Lebaran akan datang. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here