Operasi Lilin 2025, Polda Bali Siapkan 36 Pos Pengamanan Selama Nataru 2026

0
294

 

Balinetizen.com, Denpasar

Polda Bali mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Operasi Lilin 2025 yang digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Aditya Jaya mengatakan, sebanyak 1.783 personel Polri gabungan yang diterjunkan, melibatkan jajaran Polresta, Polres, serta didukung TNI, Satpol PP, dan komponen masyarakat.

“Pengamanan ini bertujuan menjamin keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat selama rangkaian ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru,” ujar Kapolda Bali, usai Apel Gelar Pasukan di Lapangan Renon, Kamis (19/12/2025).

Kapolda menjelaskan, objek pengamanan meliputi 333 gereja dan rumah ibadah, bandara, terminal, serta objek wisata dan lokasi perayaan Tahun Baru yang terdeteksi di sejumlah titik di Bali.

Dalam Operasi Lilin 2025, Polda Bali mendirikan 36 pos pengamanan, terdiri dari:

22 Pos Pengamanan (Pospam)

10 Pos Pelayanan (Posyan)

4 Pos Terpadu

Pos-pos tersebut akan diisi personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP, serta unsur masyarakat guna memastikan pengamanan berjalan optimal.

Sementara itu, Karoops Polda Bali Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., mengungkapkan pihaknya telah mengantisipasi potensi kemacetan, khususnya di sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai, berkaca dari pengalaman kemacetan parah pada tahun 2023.

“Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral dan menyiapkan pola rekayasa lalu lintas seperti yang diterapkan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Berdasarkan data otoritas bandara, puncak perlintasan penumpang terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025, dengan jumlah mencapai 79.000 pergerakan penumpang (datang dan berangkat, domestik serta internasional).

“Alhamdulillah, hingga sore ini kondisi lalu lintas di kawasan bandara dan sekitarnya terpantau lancar,” kata Soelistijono.

Prediksi kepadatan penumpang bandara selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 berkisar antara 70.000–79.000 per hari, dengan puncak kembali diprediksi terjadi pada 4 Januari 2026.

Baca Juga :  Dorong Lahirnya Start Up Baru Dari Kampus, 3 Tim Terbaik Menangkan Ajang Pertamina Muda

Polda Bali juga menginventarisasi ada 63 kegiatan perayaan Tahun Baru, termasuk 3 titik utama pada malam pergantian tahun serta sejumlah event besar seperti di Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Selain itu, dari ratusan gereja, terdapat 9 gereja prioritas dengan jumlah jemaat besar yang akan mendapat pengamanan ekstra pada 24–25 Desember serta 31 Desember–1 Januari.

“Untuk pengamanan khusus ini, kami menyiapkan tambahan personel sebagai penebalan di luar kekuatan Operasi Lilin,” tegasnya.

Selain pengamanan, Polda Bali juga menyiapkan langkah antisipasi bencana alam, termasuk kesiapan menghadapi kondisi cuaca ekstrem selama periode Nataru.

“Kami siap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk penanganan bencana alam, demi menjaga situasi Bali tetap aman dan kondusif,” tutup Kapolda Bali.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here