Pameran di Sudakara ArtSpace, Handi Yasa Ajak Seniman Muda Manfaatkan Bahan Daur Ulang

0
221

Balinetizen.com, Sanur-

Sudakara ArtSpace di Sudamala Resort, Sanur, kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung seni kontemporer dengan menyelenggarakan pameran tunggal seniman ternama Bali, Nyoman Handi Yasa. Pameran bertajuk “Cycles & Journeys” ini resmi dibuka pada Jumat (19/12/2025) malam.

Dalam karyanya, Handi Yasa berupaya menangkap perjalanan yang terlihat maupun tidak terlihat. Melalui sapuan warna dan bentuk, ia mengajak pengunjung menyelami siklus alam, memori, hingga perjalanan spiritual yang terus berulang sebagai jembatan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Handi mengungkapkan bahwa proses kreatifnya sering kali dimulai dari hal sederhana, yakni mengumpulkan kayu yang terdampar di pesisir pantai. “Kadang saya mendapat kayu di pesisir pantai, pokoknya saya pungut saja lalu saya kumpulkan. Butuh waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk mengumpulkan bahan tersebut sebelum akhirnya disusun menjadi sebuah karya seni,” ujar Handi.

Ia menjelaskan, Pantai Lembeng dan beberapa aliran sungai menjadi lokasi utama perburuannya mencari material. Jika menemukan potongan kayu yang memantik inspirasi, ia akan langsung mengangkutnya untuk diolah lebih lanjut. “Pengumpulan bahan ini sekitar 2 tahun, bahan-bahan ini tidak cepat didapatkan, harus dikumpulkan sati demi satu hingga menjadi sebuah karya seni,” jelas Handi.

Handi Yasa berharap kepada generasi muda pegiat seni agar bisa menggunakan bahan-bahan daur ulang yang bisa digunakan kembali menjadi karya seni. “Dengan niat ini kita mulai semoga bisa membantu untuk menjaga lingkungan,” tegas Handi.

Pameran ini dibuka secara resmi oleh Alexander Ketjil Kosasie. Turut hadir memberikan ulasan kritis, penulis seni I Made Susanta Dwitanaya. Dalam catatan kuratorialnya, Susanta membedah kedalaman konseptual serta alur naratif yang menjadi fondasi utama karya-karya Handi Yasa dalam pameran ini.

Eksibisi “Cycles & Journeys” akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, mulai 19 Desember 2025 hingga 6 Februari 2026. Pameran ini terbuka bagi tamu resor maupun masyarakat umum yang ingin mengapresiasi karya salah satu seniman ternama Pulau Dewata tersebut.

Baca Juga :  Karya Piodalan di Pura Desa dan Puseh Desa Adat Tandeg Kuta Utara, Wabup Suiasa Kukuhkan Pengurus Adat

Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut atau kunjungan media, dapat menghubungi pihak penyelenggara di nomor layanan +628 232 284 8989.

Radha/BN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here