Penghijauan, Ratusan Pohon Matoa Ditanam di Sekolah Madrasah

0
216
Balinetizen.com, Jembrana
Sebanyak 455 pohon matoa ditanam di sejumlah sekolah madrasah di Kabupaten Jembrana, Bali. Pohon endemik dari Papua ini dijadikan pohon penghijauan sekolah.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Jembrana Hendra Sidratul Azis mengatakan, penanaman pohon matoa sebagai pohon penghijauan dilakukan di 49 madrasah negeri dan swasta di Jembrana. Pohon matoa ditanam di areal wilayah lingkungan sekolah masing-masing.
“Untuk madrasah negeri wajib menanam 20 pohon, sedangkan madrasah swasta 5 pohon,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Disebutnya kegiatan penghijauan lingkungan sekolahi merupakan bagian dari gerakan menanam satu juta pohon dari Kementerian Agama. “Sepanjang saya ketahui, selain bisa sebagai peneduh karena pohonnya kuat, buah matoa juga enak dikonsumsi,” jelasnya.
Pohon matoa, kata dia, mampu beradaptasi sehingga gampang tumbuh. Dan kelak ketika berbuah bisa dinikmati oleh guru maupun murid. Selanjutnya supaya pohonnya bisa tumbuh dengan baik, pria yang sedang menempuh pendidikan doktoral ini minta agar pohonya dirawat dengan baik
Penanaman pohon matoa untuk penghijauan tetap memperhatikan tata letak rencana pembangunan gedung di kemudian hari. Seremonial penanaman pohon dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Jembrana.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Jembrana Sumarwan mengatakan pihaknya menaman 20 pohon di areal sekolah yang sekiranya kelak tidak dibangun gedung. “Satu pohon tidak membutuhkan lahan yang luas. Nanamnya kami sebar,” ujarnya
Agar bisa tumbuh dengan baik, pihaknya juga melibatkan anak-anak untuk mengawasi sekaligus merawatnya. “Anak-anak seusia mereka wajar masih kurang perhatian soal pohon. Justru ini menjadi tanggungjawab kami untuk mendidiknya,” ungkapnya. (Komang Tole)
Baca Juga :  Panglima TNI Meninjau Pelaksanaan PPKM Skala Mikro di Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here