Pengumuman PPDB, 7 SMP Negeri Overload Terapkan SPM

0
142

 

Balinetizen.com, Jembrana

Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMP melalui jalur zonasi di Kabupaten Jembrana diumumkan serentak hari ini, Senin (8/7/2024). Terdapat beberapa sekolah dengan calon siswa melebihi kuota standar nasional pendidikan (SNP). Pengumuman calon siswa dilakukan dengan online maupun dipajang di papan pengumuman sekolah.

Kadis Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra dikonfirmasi Senin (8/7/2024) mengatakan bahwa dari total 18 SMP Negeri, ada 7 sekolah dengan calon siswa melebihi kuota sesuai standar nasional pendidikan (SNP) dengan isian rombel 32 siswa.

Ketujuh sekolah tersebut, kata dia, SMPN 1 Negara, SMPN 2 Negara, SMPN 3 Negara, SMPN 4 Negara serta SMPN 5 Negara. Kemudian SMPN 2 Mendoyo dan SMPN 3 Mendoyo.

Karena kelebihan, sambungnya, ketujuh SMPN tersebut menerapkan pola Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan isian 36 sampai 38 siswa. “Ini dibolehkan karena tidak boleh menambah ruang kelas baru (RKB). Penerapan SPM juga melihat sanpras (sarana prasarana) yang ada,” ujar Anom Saputra.

Ia menjamin semua kelulusan sekolah dasar dan sederajat seperti MIN (Madrasah Ibtidaiyah) ditampung di SMP Negeri. Dan merupakan kewajiban pemerintah karena tertuang dalam Perda 4 Tahun 2024 tentang wajib belajar 9 tahun.

“Tidak boleh ada siswa yang tidak sekolah karena tidak mendapat sekolah. Rombel masing-masing sekolah berbeda, paling banyak 10 rombel. Malah ada yang 5 dan 8 rombel saja,” tegasnya.

Kelulusan siswa dari sekolah dasar total sebanyak 3808 siswa untuk diterima di SMPN, menurutnya, sangat memadai. Karena daya tampung dari 18 SMPN mencapai 3812 siswa. “Kelebihan yang ada dari jalur perpindahan orang tua, ini harus diterima. Juga dari MIN ke SMPN. Dulu siswa MIN cendrung ke MTs, tapi tahun ini ada yang memilih ke SMPN,” ungkapnya.

Baca Juga :  Catat! WALHI Buat Perhitungan Jika Reklamasi Bandara Ngurah Rai 12,15 Ha Dipaksakan

Dikonfirmasi terpisah Kepala SMPN 2 Negara, Made Ratana mengakui, calon siswa yang memilih SMPN 2 Negara melalui jalur zonasi membludak sehingga melebihi dari kuota sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP).

“Kita kelebihan 68 siswa. Dari 10 Rombel seharusnya 320 siswa, tapi yang mendaftar 388 calon siswa,” terangnya.

Pengumuman seleksi calon siswa PPDB menurutnya dilakukan hari ini, Senin (8/7/2024) dengan cara online melalui WhatsApp (WA) grup masing-masing sekolah dasar guna menghindar kerumunan.

“Selain melalui WA group sekolah juga kita pajang di papan pengumuman sekolah. Yang datang ke sekolah biasanya sambil mencari informasi lain,” ujarnya.

Sedangkan pendaftaran ulang akan dilakukan selama dua hari yakni Selasa (10/7/2024) dan Rabu (11/7/2024). “Setelah pendaftaran ulang baru kita ketahui jumlah pasti calon siswa yang masuk ke sini (SMPN 2 Negara). Tahun lalu juga begitu. Ketika daftar ulang, banyak yang tidak mendaftar ulang,” pungkasnya. (Komang Tole)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here