Pertamina Gelar UMK Academy 2025 di Bali, UMKM Dibekali Ilmu Ekspor dan Riset Pasar

0
210

 

Balinetizen.com, Denpasar 

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus kembali melanjutkan program UMK Academy 2025 setelah sebelumnya digelar di kantor Pertamina Patra Niaga di Jagir, Surabaya. Kali ini, Bali menjadi tuan rumah dengan pelatihan yang berlangsung di Kantor Sales Area Retail Bali.

Kegiatan ini diikuti 36 peserta secara luring dan 80 peserta secara daring. UMK Academy sendiri merupakan wadah pembelajaran terukur dan terstruktur bagi UMKM binaan Pertamina dengan kurikulum yang teruji serta bimbingan dari pemateri berpengalaman.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendampingi UMK agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing.

“Harapannya setelah menjadi binaan Pertamina akan terus berkembang hingga menjadi bisnis yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Ahad, Jumat (22/8/2025).

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Bali, Endo Eko Satryo, menekankan bahwa Bali bukan hanya destinasi wisata kelas dunia, melainkan juga rumah bagi UMKM yang penuh potensi.

“Ada beberapa kelebihan UMKM Bali yang patut dibanggakan yaitu produk yang berakar dari kearifan lokal, kualitas yang diakui secara global, kreativitas tanpa batas, serta dukungan dari sektor pariwisata dengan datangnya jutaan wisatawan yang bisa menjadi pasar potensial sekaligus promosi alami bagi produk UMKM Bali,” jelas Endo.

Dalam pelatihan, para peserta mendapatkan materi penting seperti Business Model Canvas (BMC), riset dan analisis pasar, hingga strategi ekspor. Pertamina berharap program pelatihan yang terstruktur dan konsisten ini bisa mendorong UMKM berkembang serta naik kelas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, yang menegaskan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Baca Juga :  Tiap Kampanye, Koster-Giri Sapa dan Hibur Puluhan Ribu Warga

“Jika UMKM kuat, industri padat kerjanya kuat, otomatis daya beli masyarakat juga kuat. Jika daya beli kuat, akan menciptakan pendapatan, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya bisa diwujudkan melalui peran BUMN ini,” tandasnya.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here