Petugas Temukan Mayat Saat Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

0
233

Balinetizen.com, Jembrana –

 

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Selat Bali, laut pemisah Pulau Bali dan Jawa, Minggu (1/2/2026) pagi. Mayat tersebut diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam awal bulan Juli 2025 lalu.

Mayat tanpa identitas itu tiba-tiba muncul ke permukaan laut Selat Bali bersamaan dengan kegiatan pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam tahun 2025 lalu.

Danposal Gilimanuk Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo mengatakan, bahwa pihaknya bersama anggota lainnya pagi itu sekitar pukul 07.00 WITA sedang melaksanakan patroli di perairan Selat Bali menggunakan Sea Rider.

Pihaknya melakukan patroli untuk memonitor kegiatan pengangkatan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang dilakukan oleh BC Pioner 88.

Sekitar pukul 07.15 WITA, pada saat crane mengangkat bangkai truk warna kuning tiba-tiba muncul ke permukaan laut sesosok mayat yang jenis kelaminnya belum diketahui.

Mayat menurutnya, sempat terbawa arus sejauh 1 mil kearah utara dari titik awal ditemukan. Dan sekitar pukul 09.00, mayat berhasil dievakuasi ke pesisir Pantai Gilimanuk, depan Pos AL.

“Mayat sudah kami serahkan kepada Polairud Banyuwangi. Rekan-rekan dari Polairud Banyuwangi datang langsung kesini,” ujar Lettu Yuli Prasetyo, Minggu (1/2/2026).

Diberitakan sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali pada Rabu (2/7/2025) sekitar pukul 22.56 WIB. Pada Kamis (3/7/2025) sekitar pukul 00.16 WITA, kru kapal mengirim sinyal darurat dan melaporkan kebocoran pada ruang mesin. Tiga menit kemudian sekitar pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout.

Sekitar pukul 00.22 WITA, datang mendekat KMP Tunu Pratama Jaya 3888 untuk memberikan bantuan. Namun KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan sudah tenggelam di perairan Selat Bali. (Komang Tole)

Baca Juga :  Waspada ! Penipuan WhatsApp Permintaan Uang Mengatasnamakan Bupati Jembrana 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here