General Manager PLN UID Bali Eric Rossi Priyonugroho (paling kanan) sedang melakukan pemeriksaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Satuan Pengamanan di PLN UP2D Bali
Balinetizen.com, Denpasar
Dalam upaya menjaga pasokan listrik tetap andal dan aman bagi masyarakat Bali, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta keamanan operasional di kantor PLN UP2D Bali.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyonugroho, bersama jajaran pengelola K3 dan keamanan. Sidak dilakukan untuk memastikan seluruh proses operasional kelistrikan berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang telah ditetapkan.
Dalam pemeriksaan tersebut, General Manager memeriksa kesiapan personel, kelengkapan alat pelindung diri (APD), sistem pengamanan aset dan instalasi, hingga kesiapan sarana penanganan kondisi darurat di lingkungan kerja UP2D Bali.
Langkah ini dinilai penting karena operasional kelistrikan yang aman dan tertib dapat meminimalkan risiko gangguan listrik maupun kecelakaan kerja yang berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyonugroho, menegaskan bahwa budaya keselamatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Bali.
“Keselamatan dan keamanan kerja bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan listrik tetap andal untuk masyarakat. Bali merupakan daerah dengan aktivitas masyarakat, pariwisata, dan kegiatan adat yang sangat dinamis, sehingga keandalan listrik harus terus dijaga melalui operasional yang aman dan disiplin,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan, mengatakan bahwa kegiatan sidak ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pegawai untuk selalu mengutamakan budaya keselamatan dalam setiap pekerjaan.
“Melalui kegiatan ini, Manajemen ingin memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur dan standar keselamatan yang berlaku. Dengan budaya safety yang kuat, potensi risiko kerja maupun gangguan operasional dapat ditekan sehingga pasokan listrik untuk masyarakat tetap terjaga,” ungkap Petrus.
PLN UID Bali berharap kegiatan pengawasan seperti ini dapat terus memperkuat kesiapan operasional dan budaya keselamatan kerja, sehingga pelayanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan dapat terus mendukung aktivitas masyarakat Bali, termasuk sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta kegiatan adat dan keagamaan yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Pulau Dewata. (BN-rls)

