Polda Bali Selidiki Dugaan Mutilasi Potongan Tubuh di Gianyar

0
266

 

 

Balinetizen.com, Denpasar

Kasus penemuan potongan tubuh manusia di Pantai Ketewel, Kabupaten Gianyar, Bali, yang menghebohkan publik kini memasuki babak baru. Polisi memastikan adanya indikasi kuat bahwa jasad tersebut merupakan korban mutilasi.

Saat ini, seluruh potongan tubuh yang ditemukan telah dibawa untuk menjalani proses autopsi oleh tim Dokkes dan Laboratorium Forensik Polda Bali bekerja sama dengan RSUP Prof. Ngoerah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Kombes Pol Aria Sandy, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil temuan awal di lapangan, terdapat dugaan kuat korban mengalami tindakan mutilasi.

“Dari potongan tubuh yang ditemukan, terdapat indikasi kuat korban dimutilasi. Saat ini masih dilakukan pendalaman melalui autopsi dan pemeriksaan forensik,” ujarnya, Jumat 27 Februari 2026.

Sejumlah potongan tubuh manusia yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain:
Potongan kepala
Potongan lengan atas dan bahu kanan
Potongan lengan atas dan bahu kiri
Telapak kaki kanan
Potongan salah satu paha
Tulang rusuk
Organ dalam berupa hati dan beberapa bagian organ lainnya

Menurutnya, jenis kelamin korban laki laki dan jasad telah membusuk diduga dibuang 2 – 3 hari yang lalu.

Banyak faktor kemungkinan, potongan tersebut dibuang katanya. Mengingat lokasi penemuan adalah muara, bisa jadi potongan tubuh tersebut terbawa arus dari hulu sungai.

Sebagaimana diketahui, penemuan potongan tubuh manusia tersebut terjadi pada Kamis, 26 Februari 2026, sekitar pukul 10.00 WITA di Muara Sungai Wos Teben, wilayah Banjar Keden, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui dan dalam proses penyelidikan (lidik).

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi, di antaranya:
Putu Gede Kusuma Negara, S.H. (40), Prebekel Ketewel, beralamat di Banjar Puseh, Desa Ketewel.
Made Pranca, S.E. (43), Kepala Dusun Pabean, beralamat di Banjar Pabean, Desa Ketewel.

Baca Juga :  Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi Jalan Terus, Gubernur Koster: Saat Ini Proses Pembebasan Lahan

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa bermula saat saksi bersama perangkat desa melakukan pengecekan kondisi jogging track dan kawasan pantai di sepanjang Pantai Pura Dalem Ketewel.
Setibanya di Muara Sungai Wos Teben sekitar pukul 10.00 WITA, para saksi melihat potongan kepala manusia mengambang dan terdampar di tepi muara. Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sukawati.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Gianyar dan Polsek Sukawati yang dipimpin Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, S.H., bersama Kasatreskrim Polres Gianyar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Sekitar pukul 11.00 WITA, petugas kembali menemukan potongan telapak kaki kanan yang mengambang dan terbawa arus laut. Penyisiran kemudian diperluas hingga ditemukan potongan dada, bahu kanan dan kiri hingga bagian lengan, salah satunya terdapat tato yang kini menjadi petunjuk penting dalam proses identifikasi korban.

Tak berselang lama, petugas kembali menemukan potongan paha yang mengapung di muara sungai. Selanjutnya, dari hasil penyisiran lanjutan di sekitar pantai, ditemukan pula organ dalam tubuh korban berupa tulang rusuk, usus, dan hati.

Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, didampingi Kapolres Gianyar, dengan melibatkan tim Inafis gabungan dari Polda Bali dan Polres Gianyar.

Untuk mengungkap identitas korban, penyidik telah meminta sampel pembanding dari pihak keluarga yang mengaku kehilangan salah satu anggota keluarganya. Sampel tersebut akan dicocokkan melalui pemeriksaan DNA.

Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap identitas korban serta memburu pelaku di balik kasus dugaan mutilasi tersebut.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here