Polisi Pastikan Mahasiswa Udayana Timothy Tewas Bunuh Diri, CCTV Rekam Korban Datang Sendiri

0
203
Ket foto : Lokasi jatuhnya korban di depan lobi kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Udayana

Balinetizen.com, Denpasar –

 

Kepolisian Sektor Denpasar Barat (Polsek Denbar) memastikan kematian Timothy Anugerah Saputra (22), mahasiswa Sosiologi semester VII Universitas Udayana, merupakan murni dugaan bunuh diri.

Hal ini ditegaskan Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan, S.H., S.I.K., Senin (20/10/2025).

Ia menyampaikan bahwa seluruh proses penyelidikan telah dilakukan secara mendalam, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV, saksi-saksi, dan keterangan keluarga korban.

Kapolsek Laksmi menjelaskan bahwa korban jatuh dari lantai 4 gedung kampus, bukan dari lantai 2 seperti yang sempat beredar di media sosial.

“Tadi malam kami sudah bertemu dengan ayah kandung korban untuk menjelaskan proses penyelidikan. Beliau sempat menanyakan sebenarnya korban jatuh dari lantai berapa, karena ada simpang siur. Kami tegaskan bahwa korban jatuh dari lantai 4,” ungkap Kompol Laksmi.

Dijelaskan pula bahwa CCTV di area lobi kampus merekam kedatangan korban dan momen saat ia terjatuh.
Namun, kamera pengawas di lantai 4 tempat korban berada diketahui tidak berfungsi sejak tahun 2023.

“CCTV di lobi merekam korban datang sendiri dan juga saat korban terjatuh. Sementara CCTV di lantai 4 sudah rusak cukup lama, sekita 2023” tambahnya.

Polisi juga memeriksa sedikitnya 19 saksi, termasuk rekan kuliah, petugas keamanan, dan orang-orang yang sempat melihat korban sebelum kejadian.
Beberapa saksi melihat korban keluar dari lift di lantai 4, kemudian berjalan dan duduk di dekat lokasi tempat tas dan sepatunya ditemukan.

“Ada saksi yang melihat korban melepas sepatu di lokasi itu. Karena tidak saling mengenal, mereka tidak terlalu memperhatikan aktivitas korban. Saat saksi kembali, korban sudah tidak terlihat lagi,” jelas Kapolsek.

Dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau pemaksaan terhadap korban. Berdasarkan bukti yang ada, kuat dugaan bahwa peristiwa ini merupakan aksi bunuh diri.

Baca Juga :  Pemilih Dapat Souvenir, KPU Jembrana Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

“Ada saksi yang melihat korban datang sendiri, berjalan ke lantai 4, duduk, dan melepas sepatu. Semua indikasi mengarah pada perbuatan bunuh diri,” terang Kompol Laksmi.

Sejumlah sahabat korban yang telah dimintai keterangan menyebutkan bahwa Timothy dikenal sebagai pribadi cerdas, berprinsip, dan berwawasan luas. Mereka juga menilai kecil kemungkinan korban memiliki masalah yang dapat memicu tindakan tersebut.

Sementara itu, ayah kandung korban telah dimintai keterangan dan memahami hasil penyelidikan polisi. Sedangkan ibu korban, yang tinggal bersama almarhum selama lima bulan terakhir, telah menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan meminta agar kasus tidak lagi dibawa ke ranah hukum.

“Pihak ibu korban menyampaikan bahwa mereka sudah ikhlas dan tidak ingin kasus ini dipublikasikan secara berlebihan. Kami menghormati privasi keluarga,” tutur Kapolsek Laksmi.

Kapolsek Denbar juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi pribadi atau spekulatif di media sosial, guna menghormati pihak keluarga dan menghindari kesalahpahaman publik.

“Ada hal-hal yang tidak kami sampaikan ke publik karena menghormati privasi keluarga. Kami mohon agar masyarakat tidak menyebarkan komentar atau isu yang belum terverifikasi,” pungkasnya.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here