Program Noto Rogo, Bayar Rp 1 Jt Dijanjikan Cair Rp 1 M : Sudah 8 bulan Tidak Cair-cair

0
1698
Keterangan poto ; Pertemuan tentang Program Noto rogo / menata diri, di rumah Wayan Suaka. Pertemuan tersebut dihadiri 25 orang warga seputaran selemadeg. 
Balinetizen.com, Tabanan
Pada Senin tanggal 27 Pebruari 2020 pukul 20.00 s/d 21.40 wita telah dilaksanakan  pertemuan tentang Program Noto rogo / menata diri, di rumah Wayan Suaka Jalan Melati, Banjar Bajra Sari, Desa Bajra Selemadeg. Pertemuan tersebut dihadiri 25 orang warga seputaran selemadeg.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan program Noto Rogo / menata diri dengan menyerahkan FC KTP serta uang  sebesar 1 Juta rupiah dengan harapan dijanjikan mendapat keuntungan sebesar 1 Milyar Rupiah dengan potongan pajak 20  persen ( 12 persen utk suka duka Yayasan / Panti Asuhan dan 8 persen untuk sanak saudara yang tidak mampu ).
Menurut sumber yang tidak mau disebut identitas bahwa Program Noto Rogo sudah berjalan 8 Bulan, namun sampai saat ini belum ada yang mendapat keuntungan dari penyetoran dana tersebut.
Anehnya, sumber tadi sangat yakin bukan penipuan, namun untuk menyame braye membantu warga miskin yang kurang mampu.

Disebutkan, sebagai Ketua Porgram Noto Rogo / menata diri adalah Nengah Semara  Putra dengan alamat jalan Sriwijaya Gang 5 Tabanan ( tempat penitipan anak )

Menurut Nengah Arsana Putra alamat Banjar Dinas Piling Kawan Ds. Mangesta, Kec, Penebel Tabanan ( Jalan Sriwijaya Gang 5 Tabanan ) bahwa dirinya mengenal Paguyuban Noto Rogo dari perkenalan dengan Nengah Sudarina, SH ( anggota Polda Bali ).

Dari perkenalan tersebut dilanjutkan dengan mempresentasikan program Noto Rogo kepada masyarakat dimana dana yang telah disetor digunakan untuk mengurus pencairan Dana 1 Milyar lewat PPATK, OJK dan Menhunkam.
Selanjutnya, dana sebesar Rp 1 Juta itu disetorkan lewat Bank BRI ke pusat Paguyuban Noto Rogo di Kediri Jawa Timur diterima oleh Bendahara Paguyuban bernama Yulia Suciati dan disaksikan oleh Ketua Paguyuban pusat bernama Haji Moch Edy.
Diceritakan,  Paguyuban Noto Rogo sudah berjalan 8 bulan yang lalu,  dimana anggota yang direkrut berdasarkan kepercayaan saja. Dan, saat ini untuk wilayah Tabanan baru merekrut 89 orang, sedangkan untuk Wilayah Selemadeg sebanyak 8 Orang.
Sementara itu, berdasarakan keterangan Wayan Suaka, Alamat Gang Melati No. 5 Bajra bahwa dirinya mengenal paguyuban Noto Rogo berdasarkan perkenalan dengan Nyoman Gunarta.
Wayan Suaka mengaku ikut menjadi anggota dengan menyerahkan uang sebesar 1 Juta Rupiah kepada Nyoman Gunarta secara Tunai tanpa bukti kwitansi namun akan disampaikan lewat WA.
Dikatakan, dari hasil Realisasi dirinya dijanjikan akan mendapat keuntungan sebesar Rp.880.000.000,- setelah dipotong pajak dan realisasinya tidak ada batas waktu ( hanya menunggu ).

Ia menceritakan bahwa reealisasi dana cair nanti akan dipanggil dan diberikan buku tabungan dari Bank BCA, BNI, BRI dan Bank Mandiri. Dirinya pernah menyampaikan untuk mengajak bergabung orang lain, akan tetapi tidak ada yang mau ikut.

Baca Juga :  Menko Luhut: "Program Citarum Harum adalah Proyek Kemanusiaan, Ayo Kita Kawal Bersama"

Sementara itu, menurut eterangan dari Nyoman Gunarta,  alamat Banjar Dinas Antap Dajan Telabah, Desa Antap, Kec. Selemadeg Tabanan bahwa Paguyuban Noto Rogo merupakan organisasi Sukarela, dimana dirinya bergabung di rumah Nengah Arsana Putra dan diwajibkan menyetor uang sebesar 1 Juta Rupiah.

Uang tersebut, kata Gunarta telah disetor secara Sukarela  diterima oleh Nengah Arsana Putra yang akan digunakan untuk menata program dan membangun usaha yang akan direalisasikan oleh Ketua Paguyuban Haji Mochamad Dedy sebesar 1 Miyar Rupiah dipotong 20 persen untuk Fakir miskin.
Dijelaskan pula bahwa dirinya belum tahu kapan  uang tersebut akan cair namun sesuai informasi bulan ini merupakan bulan puncaknya dana tersebut akan cair yang akan direlaisasikan lewat Bank BRI,BNI, BCA, dan Bank Mandiri.

Dijelaskan pertemuan biasanya dilaksanakan dirumah Wayan Suaka atau dirumah Ketut Swirta diwilayah Buduk Badung

Sementara itu, menurut I Wayan I Wayan Arya Dana alamat Banjar Dinas Gelunggang, Desa Mundeh Kangin, Selemadeg Barat  bahwa dirinya mengenal Paguyuban Noto Rogo dari Nengah Arsana Putra dengan cara coba- coba adu nasib dengan harapan dapat keuntungan 1 Milyar Rupiah.

Terhadap dana yang telah setorkan pernah menanyakan kepada Nengah Arsana Putra namun disampaikan masih dalam proses. Dan,  pihaknya menganggap bahwa uang yang telah disetorkan sebagai buang kesialan dan tidak akan menuntut Nengah Arsana Putra apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (WS-MB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here