Rapat Musrenbang, Dewan Buleleng Usulkan Lima Prioritas Pembangunan

0
296

 

Balinetizen.com, Buleleng

Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2023, di ruang rapat Bupati Buleleng, pada Kamis, (31/3/2021.

Rapat dibuka Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST dengan dihadiri Wakil Ketua III DPRD Buleleng Dra. M. Putri Nareni, Sekda Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd., para Asisten Setda Buleleng, Kepala Bappeda Putu Ayu Rieka Nurhaeni,S.Sos.M.AP., dan Kepala Dinas Bappeda Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra,S.Sos,M.Si melalui daring.

Dalam Musrenbang bertemakan ‘Peningkatan Produktivitas Untuk Penguatan Daya Saing Daerah’, dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng mengusulkan 5 prioritas pembangunan di Kabupaten Buleleng.

Melalui paparannya, Wakil Ketua Dewan Buleleng, Putri Nareni menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Buleleng dalam rancangan pembangunan di Tahun 2023. Dimana dalam hal ini, pihak DPRD Buleleng mengusulkan 5 prioritas utama dalam pembangunan yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan RKPD tahun 2023.

Kelima prioritas dimaksud, diantaranya yang Pertama, program bidang sandang, pangan dan papan yang meliputi optimalisasi pembangunan pertanian, optimalisasi lahan pertanian pangan berkelanjutan, optimalisasi penyediaan cadangan pangan pemerintah daerah dan optimaliasi pemasaran hasil pertanian dan pengembangan UMKM yang terintergrasi.
Selanjutnya yang Kedua, program kesehatan dan pendidikan dengan optimalisasi akses dan kualitas pelayanan kesehatan dan mengevaluasi program pencegahan dan penanganan stunting.
Ketiga, program bidang tenaga kerja, sosial, bantuan dan jaminan sosial yang meliputi optimalisasi peningkatan kualitas pelayanan perijinan didaerah, menyiapkan tenaga kerja berkualitas dan optimalisasi pendataan verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial.
Keempat Bidang Adat, Agama, Kebudayaan dan Pariwisata meliputi peningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kehidupan prajuru adat, upaya penguatan lembaga-lembaga adat dan melanjutkan pemeliharaan dan mengembangkan adat istiadat dan tradisi khususnya yang khas Buleleng.
Kelima, Program pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup yang meliputi peningkatan kualitas ruang terbuka hijau dijalan nasional dan digerbang-gerbang masuk Kota Singaraja, pemeliharaan infrastruktur penunjang pariwisata dan optimalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala.

Baca Juga :  Tim Yustisi Kecamatan Banjar Setiap Hari Lakukan Operasi

“Selain 5 prioritas pembangunan tersebut, kami di DPRD Buleleng juga mendorong, dimana pada Tahun Anggaran (TA) 2023, Pemkab Buleleng melakukan optimalisasi terhadap peningkatan profesionalisme ASN fungsional dan memberikan apresiasi bagi yang berprestasi, serta optimalisasi pengelolaan sumber-sumber PAD termasuk juga penerapan teknologi informasi.” tutup Putri Nareni. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here