Ratusan HPR di Tukadaya Divaksin Rabies

0
223

Balinetizen.com, Jembrana 

Petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Bidang Keswan – Kesmavet melakukan vaksinasi rabies di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya. Saking banyaknya HPR di desa dengan delapan (8) banjar, kegiatan vaksinasi rabies dilakukan selama tiga hari.

Kabid Keswan – Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Wayan Widarsa, Jumat (8/4/2022) mengatakan bahwa Desa Tukadaya sebagai zona merah rabies sehingga dilakukan vaksinasi rabies

Vaksinasi pertama, Kamis (7/4/2022) menyasar HPR di Banjar Munduk Ranti dan sebanyak 141 ekor yang sudah divaksin. Selanjutnya Jumat (8/4/2022), kegiatan vaksinasi menyasar HPR di lima (5) banjar di desa setempat.

Diantaranya Banjar Berawantangi Taman sebanyak 141 ekor, Banjar Pangkung Jajang 205 ekor, Banjar Berawan Tangi 162 ekor, Banjar Sarikuning Tulung Agung 103 ekor dan Banjar Sarikuning 209 ekor.

“Dari dua kali kegiatan vaksinasi di enam (6) banjar sudah 961 ekor yang divaksin dari total estimasi HPR di delapan (8) banjar sebanyak 1549 ekor” terangnya, Jumat (8/4/2022).

Selanjutnya untuk dua banjar berikutnya yakni Banjar Sombang dan Kembangsari kegiatan vaksinasi akan dilakukan Senin (11/4/2022). Di dua banjar itu perkiraan terdapat 341 ekor HPR, masing-masing di Banjar Sombang 156 ekor dan di Banjar Kembangsari 185 ekor.

Disebutnya hingga bulan April 2022 kasus gigitan HPR telah terjadi di lima (5) kecamatan yang ada di Jembrana yakni Kecamatan Melaya, Negara, Jembrana, Mendoyo serta Pekutatan. Dan sampai Kamis (7/4/2022) telah terjadi 48 kasus gigitan HPR di 27 desa dan kelurahan dari 51 desa dan kelurahan di Jembrana. Sedangkan sepanjang tahun 2021 kasus gigitan HPR terjadi di empat (4) kecamatan kecuali Kecamatan Pekutatan dengan 66 kasus dan terjadi di 25 desa dan kelurahan di Jembrana. (Komang Tole)

Baca Juga :  Laporkan Pencurian Air PDAM, Dapat Komisi 10 Persen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here