Refleksi Raina Anggarkasih Dukut, Diperlukan Pengelola Negara yang Kompeten dan Berintegritas

0
51

Jro Gde Sudibya, intelektual Hindu, pengamat kecenderungan masa depan.

Selasa, 20 Oktober 2026 raina Anggarkasih Dukut, berbarengan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Dunia semakin tidak baik-baik saja, media sosial memberitakan “Europe on Fire”, dilanda kerusuhan dan penjarahan, Perancis, Italia, Belgia, Albania. Warga protes karena tingginya biaya hidup, harga BBM tinggi, di Perancis juga karena kurangnya fasilitas pendidikan bagi para siswa kelas menengah.
Di dalam negeri tidak kalah rumitnya, Kalimantan sudah tiga bulan terbakar, sekitar 277 ribu warga masuk rumah sakit termasuk 46 ribu anak Balita karena ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).
Terjadi kelangkaan BBM di sejumlah daerah, demikian juga giliran pemadaman listrik, akibat dari tanda-tanda terjadi krisis fiscal, dana subsidi APBN tidak lagi mencukupi untuk “nombok” dana subsidi listrik dan BBM.Kelangkaan BBM dan kekurangan pasokan listrik, rentan memberikan tekanan terhadap krisis ekonomi dengan implikasi politik yang serius.
Terjadi prahara di BEJ (Bursa Efek Jakarta), IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) turun tajam, ditutup pada posisi 5.185,11 turun 11,57 persen, terendah dalam enam tahun terakhir dan penurunan satu hari terbesar sejak Januari 1998. Nilai tukar rupiah berdasarkan Jakarta Inter Bank Spot Dolar Rate (Jisdor) menyentuh Rp.18,052 per dolar AS.Tajuk Rencana Kompas 17/18 Oktober 2026.
Ekonomi semakin tertekan, bayang-bayang risiko krisis energi, pada saat ekonomi masyarakat kelas menengah – bawah telah terjepit, menaikkan biaya hidup, menurunkan standar kehidupan dan bisa memicu kerusuhan sosial mirip dengan yang sedang menimpa sejumlah negara Eropa.
Dalam risiko ekonomi dengan implikasi politik di atas, diperlukan pengelola negara yang kompeten dan berintegritas, berempati pada kesulitan rakyatnya, tidak sekadar “omon-omon”, “berdansa ria”, tidak bekerja dengan “kaca mata kuda”, “cuek bebek” dengan derita rakyat.

Baca Juga :  Rutan Kelas IIB Negara Bagi-Bagi Hewan Kurban

Jro Gde Sudibya, intelektual Hindu, pengamat kecenderungan masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here