Refleksi Raina Tumpek Landep, Ketajaman Pikiran VS Kedunguan, Tipu Muslihat Distimulasi Keserakahan

0
225

Ilustrasi

Sabtu, 18 April 2026 raina Tumpek Landep, direlasikan dengan makna ketajaman pikiran, kepekaan rasa, kebersihan hati sebagai persyaratan penting penyelenggaraan upakara yang lebih bermakna. Upakara yang keluar dari rutinitas, idealnya instrumen pembersihan diri, purikasi dalam bentuk “penunggalan bayu sabda idep” yang lebih kongkrit, menuju, menjadi insan manusia yang lebih utama. Tidak sebatas “binatang” ekonomi -economic animals- atau “binatang” politik -political animals-. Sehingga berlaku ungkapan latin “homo homini lupus”, manusia menjadi srigala ke sesamanya.
Dalam satu bait Upanisad dinyatakan, jika keserakahan menguasai manusia maka kecerdasan runtuh. Maknanya pengetahuan, akumulasi pengetahuan, kecerdasan kognitif yang distimulasi oleh keserakahan bertemu dengan kekuasaan, mudah tergelincir menjadi akal-akalan, tipu muslihat, mengingkari kepatutan dan kebenaran, turun kualitasnya menjadi kedunguan yang diabdikan dan memuja keserakahan.
Kegelapan Jiwa menutupi sinar Atman, menumpulkan dan bahkan mematikan keluhuran budi pekerti. Mudah terjebak dan tergelincir dalam kemunafikan, bentuk luarnya menggambarkan simbol kesucian, tetapi fakta dan realitas sosialnya sarat pamrih, iri hati, sekadar menjadi “jongos” “pesuruh” dari kekuasaan yang korup.
Momentum raina Tumpek Landep sebagai momentum memperbaharui spirit penyucian diri, di tengah ke”gila” an prilaku yang melekat di zaman Kali Kali Yuga. Zaman “mendewakan” kekayaan harta benda, kekuasaan, ketampanan dan kecantikan fisik, tidak peduli dari mana diperolehnya. Kejahatan dipuja-puja, kebaikan dan bahkan kemulyaan hidup, kalau tidak waspada bisa menjadi pesakitan atas nama hukum. Hukum dalam pengertian kepentingan kekuasaan dan mereka yang menguasai sumber daya.
Rahajeng Nyanggra raina Tumpek Landep, momentum melatih diri untuk menjadi Jagra, Sadar Diri.

Jro Gde Sudibya, intelektual Hindu, penulis buku Agama Hindu dan Kebudayaan Bali.

Baca Juga :  Nyoman Dana Ditemukan Menjadi Mayat Di Kebun Jagung Miliknya Di Desa Mayong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here