Balinetizen.com, Buleleng
Diduga Rem Blonk, Truck Molen DK 8138 AT dengan lambung truck bertuliskan Aruna Jaya dikemudikan Irin Supandji (50) bersama kernetnya Gede Suryawan (46) melaju kencang menabrak sepeda motor Honda Astrea DK 3197 UI yang diduduki Nyoman Budiasa (58) sedang parkir dipinggir jalan hingga tewas, lanjut menabarak Patung Ganesha di pertigaan jalan utama Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng hingga tumbang, pada Minggu (29/6/2025) sekitar Pukul 18.30 Wita.
Kronologis kejadian berawal pada Minggu (29/6/2025) sekitar Pukul 18.30 Wita sebuah truck molen melaju kencang dari arah selatan menuju keutara tanpa terkendalikan yang diduga remnya blonk. Truk molen DK 8138 AT dengan nama lambung Aruna Jaya yang dikemudikan Irin Supardji ini menghantam sepeda motor Honda Astrea DK 3197 UI yang menyebabkan pemiliknya Nyoman Budiasa yang duduk diatas sepeda motor sedang menunggu istrinya berbelanja terpental hingga kehilangan nyawa, bahkan sepeda motor ikut terseret hingga 500 meter.
Setelah menabrak sepeda motor, truck menabrak Patung Ganesha yang berada di jalan utama pertigaan Desa Kubutambahan hingga tumbang, dan truckpun berhenti melaju.
Dikonfirmasi awak media saat Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mendampingi Kapolsek Kubutambahan, AKP Kadek Robin Yohana dilokasi kejadian membenarkan adanya telah terjadi kecelakaan lalulintas di pertigaan jalan utama Desa Kubutambahan.
“Kejadian kecelakaannya ada di Banjar Dinas Pasek, Desa Kubutambahan, dimana sebuah mobil truck molen bernama Aruna Jaya mengalami rem blonk datang dari arah selatan menuju kota Singaraja yang dalam perjalanannya menabrak pengendara sepeda motor serta patung di Simpang tiga Desa Kubutambahan. Sepeda motor hancur terlindas dan Patung Ganesha di simpang tiga jalan utama roboh akibat terkena hantaman yang keras dari truck molen,” ucapnya menegaskan
Menurut dia, dari peristiwa laka lantas yang disebabkan truck molen mengalami rem blonk itu, mengakibatkan satu orang meninggal dunia bernama Nyoman Budiasa anggota Linmas Kubutamabahan, dan sudah dievakuasi oleh PMI Buleleng ke RSUD Buleleng. Sedangkan sopir dan kernet mengalami luka-luka.
“Satu orang pengendara sepeda motor bernama Nyoman Budiasa anggota Linmas Kubutamabahan meninggal dunia, kemudian sopir dan kernet mengalami luka- luka. Sepeda motor hancur terlindas dan Patung Ganesha di simpang tiga jalan roboh akibat hantaman yang keras,” tandas Kasi Humas Iptu Yohana.
Sementara itu,
Kapolsek AKP Robin Yohana menambahkan, Unit Lantas Polsek Kubutambahan telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, utamanya melakukan evakuasi terhadap korban dan mengamankan TKP.
“Kami sudah melakukan tindakan awal dengan mengevakuasi, lanjut mengamankan TKP,” pungkasnya.
Peristiwa ini tidak cukup sampai disana saja, lantaran sekitar Pukul 22.45 Wita, kembali terjadi peristiwa kecelakaan lalulintas. Kali ini truck mengangkut pasir dikemudikan Agus warga Desa Sambangan menabrak truck sedang parkir di sisi timur pertigaan lokasi Patung Ganesha yang roboh dihantam truck molen. Truck diparkir sedianya akan mengangkut material Patung Ganesha yang dirobohkan truck molen. Truck diparkir, mengingat saat itu terdapat kesibukan menderek truk molen.
“Truk kami yang parkir disisi ditimur patung ganesha, rencananya akan mengangkut materia atau kotoran patung ganesha. Truck kami itu, ditabrak truk bermuatan pasir yang datang dari arah timur menuju ke barat,” terang Made Adi Purna Wijaya selaku pemilik truck parkir tersebut saat berada di lokasi kejadian.
Sedangkan truck yang mengangkut pasir milik dari Toko Batu Alam Anturan mengalami penyok pada kepala truck, dan sopirnya selamat. GS

