Remaja Mabuk di Jalan Akasia Denpasar Dibubarkan

0
30

Balinetizen.com, Denpasar

Respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Sektor Denpasar Timur (Polsek Dentim) setelah menerima pengaduan masyarakat terkait adanya gangguan ketertiban umum. Sekelompok anak muda yang asyik minum-minuman beralkohol (miras) dan membuat keributan di kawasan Jalan Akasia 16, Denpasar Timur, terpaksa dibubarkan petugas pada Kamis (9/7/2026) dini hari.

​Peristiwa ini bermula dari laporan yang masuk melalui hotline Kepolisian 110 pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 23.48 WITA. Pelapor yang diketahui bernama Wayan Gede Yoga (26), merasa sangat terganggu dengan aktivitas para remaja tersebut.

​Menurut keterangan pelapor, sekumpulan remaja tersebut sudah mulai berkumpul di sebuah warung setempat sejak pukul 21.30 WITA. Tak sekadar nongkrong, mereka juga mengonsumsi minuman beralkohol dan membuat kegaduhan yang melewati jam istirahat malam warga.

​Kondisi ini kian memprihatinkan lantaran pelapor memiliki anak balita yang saat itu sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan istirahat total. Sebelum menghubungi pihak berwajib, Gede Yoga mengaku sudah berulang kali menegur kerumunan remaja tersebut secara baik-baik. Namun, teguran itu sama sekali tidak dihiraukan.

​”Setiap hari mereka berkumpul sampai lewat jam istirahat dan warga merasa terganggu. Kebetulan anak saya sedang sakit. Kami sudah beberapa kali menegur, tapi tidak dihiraukan,” ujar Gede dalam laporannya.

​Menindaklanjuti aduan cepat dari masyarakat, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Denpasar Timur langsung bergerak ke lokasi kejadian.

​Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menerangkan bahwa pada Kamis (9/7/2026) pukul 00.10 WITA, petugas yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu I Made Mulyadi tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

​”Di lokasi, petugas memang mendapati sekelompok anak muda yang masih asyik nongkrong hingga larut malam,” ungkapnya, Kamis (9/7).

Baca Juga :  Jadi Perantara Jual Beli Narkoba, Divonis 12 Tahun Penjara

​Petugas di lapangan langsung memberikan arahan dan pembinaan secara humanis kepada para remaja yang berkumpul.

“Mengingat waktu sudah larut malam dan mengganggu kenyamanan warga sekitar, mereka diminta untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing,” terang Kasi Humas.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here