Resmi, Kini 22 Chanel TV Digital di Launching di Turyapada Tower Jangkau 90 Persen Signal Di Buleleng

0
454

 

Balinetizen.com, Buleleng

Warga masyarakat Buleleng saat ini cukup lega untuk menonton TV. Pasalnya sekitar 90 persen wilayah di Kabupaten Buleleng telah tercover siaran TV Digital berkat keberadaan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang berlokasi di Dusun Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Dan telah di launching oleh Wakil Gubernur Bali Giri Prasta didampingi Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Forkopimda pada Senin (18/8/2025).

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prastha mengatakan launching tahap kedua hari ini kembali diluncurkan 12 channel TV Digital dengan bergabungnya dua MUX baru, yaitu MUX Nusantara TV dengan 2 channel : Nusantara TV dan Harum TV, MUX TVRI dengan 10 (sepuluh) channel : TVRI Nasional, TVRI Bali, TVRI World, TVRI Sport, MD TV, Kompas TV, Bali TV, Jawapos TV, Garuda TV, dan Sinpo TV.

“Saat launching pertama baru 10 chanel siaran, sekarang total sudah 22 stasiun televisi bersiaran dari Turyapada Tower, dan ke depan direncanakan bertambah menjadi lebih dari 30 stasiun,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan jangkauan siaran telah mencapai 90 persen wilayah Bali Utara, lebih tinggi dari target awal studi kelayakan sebesar 80 persen, meskipun masih terdapat titik blank spot di beberapa area Seririt, Banjar, dan Kalisasem. Namun demikian, jangkauan sudah menjangkau hingga Kecamatan Gerokgak.

“Untuk mengatasi blank spot tersebut, akan dibangun beberapa stasiun relay (gap filler) dan tahun ini sedang menyiapkan gap filler di Desa Seririt dan Tejakula,” tegasnya.

Iapun menyebut hal ini menandai tonggak penting dalam perjalanan dunia penyiaran di Provinsi Bali. Melalui peluncuran siaran TV Digital dari Turyapada Tower, memasuki babak baru dalam pelayanan informasi dan hiburan yang lebih jernih, modern, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya wilayah Bali Utara.

Baca Juga :  Masa Pandemi Covid-19, Denpasar Genjot Penyaluran BLT Dana Desa

“Turyapada Tower juga menjadi bagian dari jaringan Single Frequency Network (SFN) pertama di Indonesia, yang memungkinkan penyiaran digital dengan kualitas lebih baik dan jangkauan lebih luas,” pungkas Giri Prasta.

Dalam testimoni secara real time di 3 kecamatan di Buleleng yakni Kecamatan Gerokgak, Kubutambahan dan Kecamatan Sawan telah menangkap signal TV Digital sebanyak 20 chanel lebih.

“Dulu siarannya gerimis, harus pakai antena parabola dan malahan diacak pula. Namun sekarang gambarnya bening, suaranya jernih dan tidak diacak. Matur suksme bapak Gubernur, bapak Wakil dan Bupati Buleleng atas program yang sangat luar biasa untuk Buleleng,” ucap Gede Masih dari Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak.

Senada dengan Gede Masih, begitu juga ungkapan Wayan Mangku asal Desa Gerokgak. Ia mengatakan dari dulu senang sekali menonton siaran tentang sejarah Hindu di Jawa. Namun terkendala gambarnya goyang-goyang nggak jelas. Dan sekarang bisa lebih jelas menonton siaran, lebih banyak lagi chanel siarannya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here