Roboh, Rumah Warga Melaya Rata Dengan Tanah

0
516

 

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Rumah Samsuri (37), warga Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya tiba-tiba roboh, Rabu (22/9/2021) dini hari. Rumah semi permanen beratap genteng ini ia tempati bersama istrinya, Martisah (37). Pasalnya keluarga kurang mampu ini belum dikaruniai anak.

Menurut Samsuri, sebelum musibah terjadi ia bersama istrinya sedang berada di dalam rumah. Keduanya kemudian lari keluar rumah setelah mendengar suara gemeretak atap rumah. Dan benar, tidak berselang lama, rumah berdinding gedek roboh rata dengan tanah. Seluruh isi rumah dan perabotan dapur juga rusak karena tertimpa atap rumah.

Menurut Samsuri rumah yang ia tempati bersama istrinya itu dibangun sebelum.menikah. Bahan yang digunakan membangun juga dari bahan bekas. “Kayunya banyak yang sudah lapuk. sebelum roboh memang sudah reyot” ujar Samsuri didampingi istrinya, Rabu (22/9/2021).

Rumah tersebut belum pernah ia perbaiki karena keterbatasan biaya. Dalam kesehariannya Samsuri juga bekerja sebagai buruh serabutan jika tidak melaut. Ia kini harus bekerja sendiri karena istri tercinta mengalami sakit kista.sehingga tidak bisa membantu bekerja.

Karena keterbatasan biaya, untuk pengobatan istrinya hanya mengandalkan obat tradisional. Dirinya juga tidak memiliki BPJS. “Saya tidak punya BPJS (KIS)” ujarnya.

Samsuri dan istrinya sementara mengungsi ke rumah keluarganya. Dan Ia berharap ada bantuan bedah rumah meskipun tanah ia tempati bukan miliknya namun milik neneknya. Agar bisa nyaman ia berencana membangun rumah dari bahan bambu.

Sementara itu Kepala Desa Melaya, Komang Warsana membenarkan ada salah rumah milik warganya yang roboh. Dan warga ini tergolong rumah tangga (keluarga) miskin.

Terkait harapan keluarga Samsuri untuk mendapatkan bantuan bedah rumah, menurutnya desa berupaya memberikan bantuan. Namun yang menjadi kendala, tanah yang ditempati bukan miliknya. “Desa sudah berupaya. Dia masih menumpang, ini yang masih kami carikan solusi” ujarnya.

Baca Juga :  PJ. Ketua TP PKK Bali drg.Ida Mahendra Jaya Dorong Gerakan Penanaman Cabai di Pulau Bali

Pasca rumah roboh, bantuan sembako datang dari BPBD Jembrana dan Polsek Melaya. Bantuan juga datang dari Komunitas Relawan Jembrana berupa uang Rp.1 juta, sembako dan pakaian layak pakai.

 

Pewarta : Komang Tole

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here