Balinetizen.com, Denpasar
Peristiwa tragis terjadi di kawasan Jalan Sulawesi, Pasar Badung, Denpasar.
6 bangunan ruko yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Tukad Badung jebol, akibatnya sejumlah warga yang tengah berada di dalam bangunan turut menjadi korban.
Basarnas Bali mencatat total 9 orang menjadi korban, dengan rincian 5 orang meninggal dunia, 2 orang selamat, dan 2 orang masih dalam pencarian.
Berdasarkan informasi di lapangan, 6 korban berasal dari dalam bangunan yang ambruk. Dari jumlah tersebut, 2 orang berhasil selamat, yakni Muis (L) dan anaknya, Ousay (L), keduanya berasal dari Toko Kain Centrum.
Sementara itu, 4 korban lainnya dinyatakan meninggal dunia (MD). Rinciannya adalah:
Nadira (P), ibu, dan Maimunah (P), anak – keduanya dari Toko Kain Centrum.
Tasnim (P) dan Parwa Husein (L) – keduanya dari Toko Kain Tasnim.
Selain korban dari dalam bangunan, terdapat 3 pedagang yang ikut menjadi korban.
Dari jumlah tersebut, 1 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, yakni Ni Wayan Lenyot (P), sementara 2 pedagang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat dan penyelamatan manual di sekitar lokasi reruntuhan. Proses evakuasi berlangsung hati-hati mengingat masih ada korban yang belum ditemukan.
Peristiwa ini mengguncang seluruh masyarakat Bali. Warga sekitar dan keluarga korban dilaporkan terus memantau perkembangan evakuasi dengan harapan dua korban yang belum ditemukan segera berhasil dievakuasi.
Pihak kepolisian juga dilaporkan tengah melakukan penyelidikan penyebab runtuhnya bangunan tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
(Jurnalis : Tri Widiyanti)

