Balinetizen.com, Jembrana
Hujan deras disertai angin kencang dibeberapa wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali menimbulkan musibah. Di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya atap rumah warga rusak parah setelah tertimpa pohon tumbang.
“Pohon yang tumbang pohon sukun setinggi 20 meter dengan berdiameter 40 centimeter,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana I Putu Agus Artana Putra, Jumat (19/4/2024).
Kejadian pohon tumbang pada Kamis (18/4/2024) sekitar pukul 22.00 menurutnya, selain menimpa atap rumah warga Desa Manistutu bernama Komang Swiarna (45), juga kandang babi milik korban.
“Yang rusak parah atap ruang tanu dan dua kamar tidur. Korban bersama keluarganya sementara tidur di kamar lainnya,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut Komang Swiarna ditafsir mengalami kerugian mencapai Rp 20 juta. Sebelumnya hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pagar alas SD Negeri 1 Yehembang Kauh, di Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, kecamatan Mendoyo, ambruk. Pagar alas dengan panjang 14 meter dan tinggi 3 meter ambruk diduga dipicu tanah penyangga pondasi longsor tergerus hujan. Di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan hujan deras disertai angin kencang membuat pohon perindang jalan tumbang. (Komang Tole)

