Sambung Menyambung Dukungan Untuk Jrx Superman Is Dead, Jembrana dan Monang-Maning Denpasar Dirikan Baliho

0
467
Aksi tersebut dilakukan dengan pemasangan baliho ukuran 3 M x 2M. Baliho tersebut didirikan di Perempatan Keladian, Jembrana, Negara. Baliho yang dibuat dengan dana urunan tersebut, bertuliskan “Bebaskan Jrx SID, Saya Bersama Jrx”.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Sabtu, 15 Agustus 2020, pukul 21.00 Wita, Komunitas West Bali Jembrana, melakukan aksi solidaritas menuntut agar Jrx Superman Is Dead (Jrx SID) dibebaskan dari Polda Bali. Aksi tersebut dilakukan dengan pemasangan baliho ukuran 3 M x 2M. Baliho tersebut didirikan di Perempatan Keladian, Jembrana, Negara. Baliho yang dibuat dengan dana urunan tersebut, bertuliskan “Bebaskan Jrx SID, Saya Bersama Jrx”.

Koordinator pemasangan baliho, Jodiaditya menegaskan bahwa pemasangan baliho tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada Jrx SID yang ditahan karena kritiknya yang membela rakyat menengah kebawah. Menurutnya, penahanan Jrx SID dengan menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) adalah tindakan yang berlebihan. “Kami rasa terlalu berlebihan”, tegasnya.

Lebih lanjut, Jodiaditya menyampaikan bahwa sampai detik ini kami tidak takut bersolidaritas untuk Jrx SID, karena sosok Jrx SID adalah sosok yang mengispirasi dari segala hal. “sampai detik ini kami tidak takut, meski nantinya baliho kami hilang, kami tetap terus bersolidaritas”, tegasnya.

Di tempat terpisah, kelompok pemuda ‘BOLANG Denpasar’ mendirikan baliho berukuran 2 M x 3 M, sebagai bentuk tuntutan agar Jrx SID dibebaskan dari Rutan Polda Bali. Baliho tersebut dipasang di Monang-maning, Denpasar.

Putu Agus Setiawan menjelaskan sumber dana yang digunakan untuk membuat baliho adalah dari urunan bersama kawan-kawannya. Selanjutnya, sebelum baliho didirikan, baliho tersebut diarak dari lokasi perakitan menuju lokasi pendirian. “jaraknya 1 Kilometer”, jelasnya.

Menurut Setiawan, sosok Jrx SID adalah sosok yang peduli rakyat kecil, peduli lingkungan serta berani bersuara untuk kebenaran, seperti penolakan terhadap Rapid Test sebagai syarat administrasi. “Tetap semangat dan tetap bersuara untuk kebenaran”, tegasnya.

 

Editor : SUT

Baca Juga :  Maknai Tumpek Wayang, Wabup Sutjidra Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here