Sang Atlet Putu Luhur Apngal Kusuma Peraih Emas Catur Di Porprov Bali Sebut Komit Bela Daerah Asal, Meski Ada Tawaran Dari Luar

0
219

 

Balineetizen.com, Buleleng

Persaingan sengit mewarnai cabang olahraga catur pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali XVI Tahun 2025. Namun demikian, atlet catur Putu Luhur Apngal Kusuma asal Kabupaten Buleleng berhasil menunjukkan performa gemilang dengan meraih medali emas pada nomor perorangan catur standar, dengan mengkandaskan ambisi lawan-lawan kuat dari Denpasar, Badung, hingga Gianyar.

Sang atlet Putu Luhur Apngal Kusuma mengakui bahwa perjuangan tidaklah mudah, terlebih dihadapkan dengan pemain berpengalaman dari daerah lain. “Keunggulan pertama itu ada di Denpasar, karena mereka menurunkan VD Master, dan juga ada pemain Gianyar yang cukup tangguh. Jadi persaingannya memang berat,” ungkapnya.

Menurutnya, persiapan matang telah dilakukan sejak tiga bulan terakhir di Jakarta, tempat menempuh pendidikan di Universitas Guna Darma. Latihan intensif, sparing, hingga bimbingan pelatih internasional master menjadi kunci keberhasilannya. “Kebetulan saya kuliah di Jakarta, dan melakukan persiapan hampir tiga bulan. Latihan cukup banyak, ada sparing juga, dan saya mendapat arahan dari pelatih luar yang sangat membantu,” jelasnya.

Soal motivasi tetap membela Buleleng meski ada tawaran dari kabupaten lain, “Saya lahir dan besar di Buleleng, sejak kecil jadi atlet di sini. Dari dulu sampai sekarang, saya merasakan perhatian dan dukungan nyata, baik dari KONI maupun Pemkab Buleleng. Bonus atlet pun meningkat, dari dulu Rp 25 juta, sekarang sudah lebih dari Rp 40 juta. Itu bentuk kepedulian yang membuat saya nyaman tetap di sini,” tegasnya.

Putu Luhur Apngal Kusuma juga tidak menampik adanya tawaran dari daerah lain, bahkan dengan iming-iming uang tunai di awal. Namun, loyalitasnya pada Buleleng tak tergoyahkan. “Ada sih tawaran dari kabupaten lain, tapi saya tetap komit di Buleleng,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lindungi Warisan Leluhur, Ketua Dekranasda Bali Gandeng Kementerian Hukum dan HAM RI Provinsi Bali

Saat ini, selain medali emas perorangan catur standar, dirinya itu masih turun di empat nomor lainnya yakni perorangan catur cepat, beregu catur kilat, mix beregu catur standar, dan mix beregu catur kilat.

Pelatih catur Buleleng, Gede Karuniawan, menaruh harapan besar pada anak asuhnya. “Target kami masih besar. Setelah emas di catur standar, kami berharap bisa menambah satu emas lagi, terutama dari nomor perorangan cepat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa lawan terberat Buleleng sejak dulu adalah kontingen Badung. Namun, ia optimistis dengan kerja keras para atlet. “Adik-adik sudah punya strategi dan kami serahkan kepercayaan penuh pada mereka. Semoga hasil terbaik bisa diraih,” ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Buleleng kembali menunjukkan eksistensinya sebagai daerah yang konsisten melahirkan atlet catur berprestasi. Dukungan penuh dari KONI Buleleng dan pemerintah daerah diharapkan mampu menambah semangat atlet untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerah asalnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here