Balinetizen.com, Buleleng
Semarak berkoperasi di
Lapangan Ngurah Rai Singaraja, dipenuhi semangat kebersamaan dan antusiasisme ratusan peserta dari berbagai koperasi dalam peringatan Hari Koperasi ke-78 Tahun 2025 di Kabupaten Buleleng pada Jumat (18/07/2025).
Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna,SH ditandai dengan pelepasan peserta jalan santai yang menjadi simbol dimulainya peringatan Hari Koperasi ke- 78 Tahun 2025 di Kabupaten Buleleng.
Tampak terlihat para pejabat pemerintah dan kalangan masyarakat mengunjungi berbagai lapak UMKM untuk mendukung ekonomi yang stabil. Masyarakat yang hadir tampak juga antusias menikmati suasana penuh semangat dan kebersamaan.
“Semarak hari koperasi ini, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar pelaku koperasi dan dunia usaha. Tetapi juga momentum untuk mempromosikan peran koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat dengan prinsip gotong royong,” ucap Ketua Panitia Hari Koperasi ke-78 Kabupaten Buleleng, Gusti Ngurah Tanaya.
Iapun menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini meliputi apel pagi, jalan santai keliling Kota Singaraja, donor darah, pasar rakyat, serta lomba tarik tambang dan estafet kardus.
“Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memasyarakatkan koperasi, tetapi juga mempererat persatuan antar gerakan koperasi se-Kabupaten Buleleng bersama pelaku ekonomi lainnya seperti BUMN, BUMD, dan sektor swasta,” ujarnya.
Disebutkan bahwa semangat gotong royong yang dibangun melalui kegiatan ini, diharapkan mampu membangkitkan gairah berkoperasi di tengah masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, koperasi sebagai penyokong perekonomian nasional diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” tandasnya.
Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik bagi peserta jalan santai, termasuk kulkas dua pintu, sepeda gunung, hingga hadiah menarik lainnya.
Sementara itu, dalam sambutan pembukaan, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang sarat akan nilai-nilai koperasi.
“Kegiatan ini menjadi ajakan nyata kepada masyarakat untuk mencintai koperasi, memperkuat partisipasi, dan menjadikannya sebagai wadah ekonomi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Supriatna menekankan pentingnya transformasi koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kebutuhan masyarakat modern. “Koperasi harus mampu menjadi solusi dalam memperkuat UMKM, menciptakan kesinambungan usaha, dan memastikan produk lokal mendapat tempat di tengah persaingan global yang semakin ketat,” pungkasnya. GS

