Balinetizen.com,Denpasar-
Dalam menghadapi ancaman perubahan iklim dan bencana alam yang tak terduga 350 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemda, Ormas, dan warga masyarakat di Provinsi Bali dikerahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan tsunami.
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi, S.I.P, M.Sc, menekankan pentingnya latihan dan simulasi dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel dalam menanggulangi bencana alam dengan cepat dan efisien.
“Latihan Lapangan Korem 163/Wira Satya merupakan simulasi Posko dalam rangka pengerahan kekuatan Korem untuk melaksanakan tugas bantuan TNI kepada Pemda Provinsi Bali dalam rangka penanggulangan bencana alam akibat gempa bumi di wilayah Korem 163/Wira Satya,” ujar Pangdam di Lapangan Korem 163/WSA, Senin 23 Oktober 2023.
Latihan lapangan yang diberi nama “Korem 163/Wira Satya” direncanakan digelar selama 5 hari, dimulai dengan apel pasukan yang sudah berlangsung hari ini Senin 23 Oktober 202$.
Kemudian besok 24 Oktober akan digelar sosialisasi Kesiapsiagaan bencana alam dan evakuasi mandiri di SD Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung dilanjutkan pembersihan rute reruntuhan di Sarangan, kemudian trauma healing korban bencana.
Dalam arahannya, Pangdam menggarisbawahi pentingnya kerjasama antara TNI, Polri, Pemda, dan berbagai instansi lainnya, termasuk tim peninjau dari Kementerian Pertahanan dan Jepang yang turut serta dalam latihan ini.
Simulasi ini tidak hanya mencakup evakuasi dan penyelamatan, tetapi juga melibatkan tahapan pengobatan serta kegiatan trauma healing untuk anak-anak yang mengalami dampak psikologis akibat bencana.
Hal ini katanya menunjukkan komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana alam dan tsunami.
Pangdam juga meminta peserta latihan agar memahami serta menghayati fungsi dan tugas masing-masing dengan sebaikbaiknya, sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam, dapat mengambil tindakan yang cepat, tepat serta terpadu antara aparat keamanan dalam hal ini TNI, Polri, Pemerintah Daerah maupun instansi terkait lainnya guna tercipta rasa aman dan nyaman. (Tri Prasetiyo)

