Balinetizen.com, Buleleng –
Musibah banjir bandang yang melanda Desa Banjar beberapa waktu lalu, mendorong komunitas lari di Buleleng untuk bergerak membantu para korban, melalui kegiatan Singaraja Charity Run 5K for Banjar. Artinya komunitas Singaraja Runner mengajak masyarakat untuk berolahraga sekaligus berdonasi bagi warga yang terdampak bencana banjir bandang yang menimpa Desa Banjar dan desa sekitarnya yang terdampak.
Ketua Singaraja Runner, Purnama Hadi Kurniawan usai kegiatan pada Senin (9/3) mengatakan kegiatan ini lahir dari kepedulian komunitas terhadap musibah yang menimpa masyarakat di Desa Banjar dan wilayah sekitar.
“Melalui kegiatan Singaraja Charity Run 5K for Banjar ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
“Musibah banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar menjadi latar belakang kami di komunitas Singaraja Runner untuk bergerak,” ucap Purnama Hadi menegaskan
Menurut dia, kegiatan Singaraja Charity Run 5K for Banjar bertujuan untuk menggalang donasi sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Donasi yang terkumpul, nantinya akan disalurkan kepada warga yang terdampak banjir bandang. Dan dalam hal ini, Singaraja Runner juga bekerja sama dengan Buleleng Social Community untuk membantu mengelola donasi yang masuk serta menyalurkannya kepada masyarakat terdampak di Desa Banjar dan sekitarnya,” terang Purnama Hadi.
Ia menyebut kegiatan ini juga berkolaborasi dengan sejumlah komunitas. Diantaranya komunitas Kita Pasti Bisa, Early Miles, Pasopati Fight Club, serta Buleleng Social Community.
“Meskipun waktu persiapan relatif singkat, panitia langsung berkoordinasi dengan para koordinator komunitas untuk menyebarkan informasi melalui grup komunitas dan media sosial. Hal ini,vagar masyarakat dapat dengan segera mengetahui kegiatan tersebut,” jelasnya.
Adapun rute lari dimulai dari GOR Bhuana Patra, kemudian melewati Jalan Melati, Jalan Pramuka, Jalan Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Udayana, Jalan Ngurah Rai, dan kembali finish di GOR Bhuana Patra.Hadi berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi gerakan kepedulian bersama.
“Melalui langkah kecil yang kita lakukan hari ini, kami berharap bisa menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” pungkas Purnama Hadi. GS

