Balinetizen.com, Buleleng
STAHN Mpu Kuturan Singaraja pada Senin, 7 Pebruari 2022 sekitar Pukul 09.15 Wita bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Buleleng melaksanakan kegiatan pemaparan terkait permohonan pendampingan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng pada Pekerjaan Pembangunan Gedung Kelas (Dharma Sastra dan Brahma Widya) di Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tahun 2022.
Ketua STAHN Mpu Kuturan, Dr. I Gede Suwindia, S.Ag.,MA menyampaikan permohonan pendampingan STAHN Mpu Kuturan kepada Kejaksaan Negeri Buleleng terkait pekerjaan pembangunan gedung Kelas Dharma Sastra dan Brahma Widya di Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tahun 2022 dengan pagu anggaran sebesar Rp 12.358.936.000.
“Adapun rinciannya, Review Dokumen Perencanaan Pembangunan Gedung Kelas Dharma Sastra dan Brahma Widya di Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tahun 2022 sebesar Rp 193.116.000, Bangunan Fisik Pembangunan Gedung Kelas Dharma Sastra dan Brahma Widya di Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tahun 2022 sebesar Rp 11.231.773.000, Pengawasan Pembangunan Gedung Kelas Dharma Sastra dan Brahma Widya di Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tahun 2022 sebesar Rp 784.330.000, dan Biaya Pengelolaan Biaya Pembangunan Gedung Kelas Dharma Sastra dan Brahma Widya di Kampus STAHN Mpu Kuturan Singaraja Tahun 2022 sebesar Rp 149.717.000,” urainya.
Seijin Kajari Buleleng, I Putu Gede Astawa, SH, MH, Kasi Intel Kajari Buleeng AA. Ngurah Jayalantara,SH,MH mengatakan terhadap hal ini, Kejari Buleleng melalui Bidang Datun akan melakukan telahaan.
“Dalam hal telahaan itu, apakah layak dilakukan pendampingan (Legal Assistance) atau tidak, terkait permohonan pendampingan oleh STAHN Mpu Kuturan pada pekerjaan tersebut,” tandasnya. GS

