Sudakara Art House Kembali Hadirkan Pameran Seni:
“Guratan Senja” Karya I Komang Andika Darmawan
Balinetizen.com, Denpasar-
Sudakara Art House kembali membuka ruang bagi para seniman untuk menampilkan karya terbaiknya. Kali ini, giliran fotografer muda berbakat, I Komang Andika Darmawan, yang menghadirkan pameran foto bertajuk “Guratan Senja” pada Kamis (18/9/2025) di Sudamala Suites & Villas Sanur. I Komang Andika Darmawan, menghadirkan karya yang sarat makna melalui serangkaian foto bertajuk Gurat Senja yang menggambarkan tentang kehidupan usia tua seorang manusia.
I Komang Andika Darmawan membagikan pengalamanya berawal dari ketertarikan untuk menangkap sudut pandang sederhana pada sore hari, Andika justru menemukan kisah hidup yang mendalam dari seorang nenek berusia 107 tahun di kampung halaman bocah bermata biru yang sempat menarik perhatiannya. Kisah itu bermula saat Andika tanpa sengaja bertemu seorang anak bermata biru yang masih duduk di bangku sekolah.
“Saat ditelusuri, ternyata sang anak berasal dari desa yang sama dengan sosok nenek renta tersebut. Pada suatu subuh, Andika mendatangi desa itu untuk kembali memotret sang bocah. Namun tak disangka, ia justru bertemu sang nenek yang berusia lebih dari satu abad,” ujar Andika.
Dirinya menambahkan dalam momen penuh kebetulan itu, sang nenek dengan tenang menata diri, seolah bersiap menghadapi kamera. Meski awalnya menolak difoto karena takut “terkenal”, kehadirannya meninggalkan kesan yang sangat mendalam. Tak lama kemudian, beliau berpulang meninggalkan dunia. Foto-foto yang sempat diabadikan Andika pun kini menjadi saksi bisu terakhir perjalanan hidupnya.
Lewat Gurat Senja, Andika ingin menegaskan bahwa seni fotografi bukan sekadar menampilkan kecantikan atau ketampanan fisik. Guratan wajah dan urat-urat tubuh seorang yang menua justru menyimpan cerita panjang tentang perjuangan hidup, kerja keras, serta ketabahan. Iapun juga menyampaikan hasil dari penjualan karyanya akan dibagi kepada model foto tersebut. “Saya sudah sisihkan presentase untuk mereka yang masih bisa saya jangkau,” jelas Andika.
Fotografer senior Darwis Triadi menilai karya Andika mememiliki kekuatan tersendiri. “Foto-foto Andika memancarkan energi sebuah pendalaman. Sebuah potret tidak hanya soal teknis, melainkan juga dialog energi antara fotografer dan subjek. Dari situ lahir karya yang punya ruh,” ujarnya.
Sementara itu, Ricky Putra, COO of Sudamala Resort berharap melalui pameran Gurat Senja dari Forografer Andika ini mengajak publik dapat melihat bahwa seni adalah refleksi kehidupan, dan setiap gurat wajah tua menyimpan pelajaran yang tak ternilai. “Sebagai wadah seni yang konsisten memberi ruang ekspresi, Sudakara Art House berharap pameran ini dapat membuka ruang dialog antara seniman, penikmat seni, dan masyarakat luas, jelas Ricky.
Editor : Radha

